Lampaui Target, PASI Kudus Tutup Jateng Open 2026 dengan Enam Medali
Muhamad Fatkhul Huda
Minggu, 26 Juli 2026 10:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia atau PASI Kudus menutup Jateng Open 2026 dengan hasil melampaui target. Kontingen Kudus sukses membawa pulang enam medali.
Enam medali tersebut terdiri atas dua medali perak dan empat medali perunggu pada kejuaraan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, 23-25 Juli 2026.
Capaian tersebut melebihi target awal yang dipatok PASI Kudus, yakni satu medali perak dan tiga medali perunggu. Hasil ini sekaligus menjadi modal berharga bagi para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Dua medali perak dipersembahkan Agus Haryanto dari nomor jalan cepat senior dan Arya Dwipa pada nomor lempar cakram putra kelompok umur (KU) 18 tahun.
Sementara empat medali perunggu diraih Rosyid di nomor jalan cepat senior, Densel pada nomor lempar lembing putra KU 16, Irgi Candra di nomor lari 400 meter putra KU 18, serta Queena pada nomor lari 80 meter putri KU 16.
Ketua PASI Kudus, Firdaus sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih para atlet menunjukkan pembinaan yang dilakukan mulai membuahkan hasil.
”Hasil ini melebihi target awal kami satu perak dan tiga perunggu,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ukur Kemampuan...
Firdaus menilai Jateng Open bukan sekadar ajang berburu medali, melainkan sarana mengukur kemampuan atlet sebelum turun di Porprov. Apalagi, kejuaraan tersebut diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia hingga peserta dari Malaysia sehingga persaingannya berlangsung ketat.
”Hasil ini cukup menggembirakan, atlet-atlet menunjukkan perkembangan yang baik dan ini menjadi bekal penting menuju Porprov,” katanya.
Selain peraih medali, sejumlah atlet Kudus juga berhasil menembus babak final. Razza finis di posisi keenam nomor lari 400 meter gawang KU 18, Ulil Albab menempati peringkat keenam jalan cepat 5.000 meter KU 18, sedangkan Arya Dwipa juga finis di posisi keempat nomor tolak peluru putra KU 18.
Pada Jateng Open 2026, PASI Kudus mengirimkan 19 atlet. Selain itu, sejumlah atlet asal Kudus juga tampil membela klub masing-masing seperti Rajawali, Sporti, Ababil, dan MAN 2 Kudus.
Firdaus optimistis prestasi atlet Kudus akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Terlebih jika pembinaan mendapat dukungan berkelanjutan dari PT Sukun Wartono Indonesia.
”Anak-anak kami harapkan ke depan bisa lebih maju. Apalagi dengan adanya sponsor yang sudah menjadi bapak angkat dari PT Sukun Wartono Indonesia, saya optimistis dalam dua hingga tiga tahun ke depan prospek atletik Kudus akan semakin bagus,” pungkasnya.
Editor: Supriyadi



