Ratusan Pegulat Muda Ramaikan Kejurprov Gulat 2026 di Grobogan
Saiful Anwar
Sabtu, 25 Juli 2026 16:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Ratusan pegulat muda meramaikan Kejurprov Gulat bertajuk Piala Kepala Disporabudpar Grobogan di GOR Bung Karno Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Agenda ini digelar pada Jumat-Minggu (24-26/7/2026) dan diikuti sekitar 135 pegulat dari berbagai daerah di Jateng.
Panitia kejurprov tersebut, Sugiyanto mengatakan, ada 15 peserta dari tingkat SD dan SMP di Grobogan. Kemudian, ada 120 peserta dari 20 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang ikut serta.
”Mereka terbagi dalam kelas yunior dan kadet. Acara ini juga terdelenggara atas kerja sama dengan KONI Grobogan,” ujar dia.
Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Grobogan Uky Juli Setiawan menambahkan, pembukaan ditandai dengan penyerahan piala berbahan kayu jati berbentuk ukiran Tugu Simpang Lima kepada Kepala Disporabudpar Grobogan Wahono.
Dijelaskan, penggunaan piala berbahan kayu jati menjadi pembeda dibandingkan kejuaraan-kejuaraan sebelumnya yang menggunakan trofi konvensional.
”Sekarang kita gunakan kayu jati untuk mengangkat kerajinan dari Grobogan di mana kayu jati juga khas Grobogan dan kita bentuk dengan gambar Tugu Simpang Lima,” bebernya.
Dimulai dari Junior...
Ia menjelaskan, pada kategori yunior dipertandingkan 17 kelas yang meliputi gaya bebas putra, gaya grego, hingga gaya bebas putri.
Sementara itu, kategori kadet mempertandingkan 11 kelas yang terdiri atas gaya bebas putra dan gaya bebas putri.
Menurut Ukky, kejuaraan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet gulat sejak usia muda. Sekaligus ajang evaluasi kemampuan atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ia berharap semakin banyak atlet potensial yang muncul melalui kejuaraan tersebut. Sehingga mampu mengharumkan nama daerah pada level yang lebih tinggi.
”Harapannya, semoga nanti bisa meningkatkan minat dari warga, khususnya anak-anak di Grobogan, untuk mengikuti olahraga gulat,” katanya.
Editor: Supriyadi



