Ketua Panpel Persipa Pati Zeniko Mey Saputro mengungkapkan saat ini pihaknya terus mengebut perbaikan terhadap sejumlah kerusakan fasilitas di Stadion Joyokusumo.
”Karena chaos kemarin terjadi beberapa kerusakan, yaitu pagar di tribun utara, jaring gawang di sebelah utara, bench matchcom dan wasit, banch pemain, papan pergantian pemain, dan papan iklan di pinggir lapangan, juga da vandalisme di tembok stadion,” ungkap pria yang akrab disapa Niko ini.
Diketahui, laga menjamu Persikas Subang merupakan salah satu laga krusial Persipa Pati. Laskar Saridin wajib memenangkan laga tersebut untuk memperlebar peluang lolos dari jurang degradasi.
Tak hanya butuh kemenangan, Persipa juga menggantungkan nasibnya kepada Rans Nusantara. Laskar Saridin berharap klub milik Raffi Ahmad ini mengalahkan Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (21/2/2025) besok.
Bila hal ini terjadi, Persipa Pati bakal naik ke peringkat tiga dan mempunyai kesempatan menjalani playoff lanjutan melawan klub posisi ketiga grup J, untuk bisa bertahan di Liga 2 musim depan.
Murianews, Pati – Persipa Pati terancam degradasi ke Liga 3. Sayangnya, laga krusial saat menjamu Persikas Subang di Stadion Joyokusumo Pati, Jumat (21/2/2025) besok, Laskar Saridin disanksi tanpa penonton.
Tak hanya satu laga, bahkan Persipa Pati dilarang menghadirkan penonton selama dua laga kandang. Hal setelah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman kepada Persipa Pati.
Persipa Pati dinilai lalai sehingga suporter bisa turun lapangan usai laga menjamu Persipura Jayapura, Kamis (13/2/2025) lalu. Dalam laga yang berakhir 1-2 itu, sekelompok suporter ngamuk dan merusak sejumlah fasilitas stadion.
”Klub Persipa melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena pada saat berakhirnya pertandingan terdapat penonton Persipa memasuki area lapangan pertandingan, melakukan perusakan aboard dan bench ofisial serta melakukan pelemparan botol mineral dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin,” tulis Komdis.
Komdis berpedoman Pasal 70 ayat 1, ayat 2 dan lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 13 ayat 2 Kode Disiplin PSS1 tahun 2023. Persipa akhirnya diberikan sanksi dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 2 pertandingan saat menjadi tuan rumah. Selain itu, Persipa Pati juga mendapatkan denda Rp 25.000.000.
”Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat,” tandas Komdis.
Rusuhnya penonton ini membuat Panitia Penyerangan (Panpel) dan manajemen Persipa Pati juga harus menanggung biaya kerusakan. Mereka berusaha segera memperbaiki Stadion joyokusumo agar bisa digunakan untuk menjamu Persikas Subang.
Perbaikan dikebut...
Ketua Panpel Persipa Pati Zeniko Mey Saputro mengungkapkan saat ini pihaknya terus mengebut perbaikan terhadap sejumlah kerusakan fasilitas di Stadion Joyokusumo.
”Karena chaos kemarin terjadi beberapa kerusakan, yaitu pagar di tribun utara, jaring gawang di sebelah utara, bench matchcom dan wasit, banch pemain, papan pergantian pemain, dan papan iklan di pinggir lapangan, juga da vandalisme di tembok stadion,” ungkap pria yang akrab disapa Niko ini.
Diketahui, laga menjamu Persikas Subang merupakan salah satu laga krusial Persipa Pati. Laskar Saridin wajib memenangkan laga tersebut untuk memperlebar peluang lolos dari jurang degradasi.
Tak hanya butuh kemenangan, Persipa juga menggantungkan nasibnya kepada Rans Nusantara. Laskar Saridin berharap klub milik Raffi Ahmad ini mengalahkan Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (21/2/2025) besok.
Bila hal ini terjadi, Persipa Pati bakal naik ke peringkat tiga dan mempunyai kesempatan menjalani playoff lanjutan melawan klub posisi ketiga grup J, untuk bisa bertahan di Liga 2 musim depan.
Editor: Budi Santoso