Desa Kedungpancing Juwana jadi Gudang Atlet Dayung di Pati
Umar Hanafi
Selasa, 15 April 2025 10:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Desa Kedungpancing, Kecamatan Juwana menjadi gudang atlet dayung di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Mayoritas atlet dayung Bumi Mina Tani berasal dari desa yang dialiri Sungai Juwana.
Kepala Desa Kedungpancing Didik Warnadi memaparkan dari ratusan atlet dayung di Kabupaten Pati sekitar 90 persennya berasal dari desanya.
”Dari 100 persen atlet dayung di Pati, 90 persennya itu berasal dari Desa Kedungpancing ini. Baik remaja maupun dewasa,” ujar Didik, Selasa (15/4/2025).
Ia pun menyebut, bahwa Desa Kedungpancing juga menjadi basecampnya Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pati. Sehingga, di tempat terdapat banyak perahu.
Begitu pun dengan atlet dayung, Desa Kedungpancing memiliki aset yang banyak. Mereka telah dikirim untuk mengikuti kejuaraan di berbagai tingkatan. Di antaranya, Popda, Porprov, PON hingga Sea Games.
Banyaknya atlet dayung yang lahir di Desa Kedungpancing ini lantaran geografis desa tersebut sangat strategis. Desa ini dilewati Sungai Juwana. Ini memicu bertumbuhnya perahu dan membuat pemuda desa menekuni olahraga dayung.
Tak hanya itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungpancing juga mendukung perkembangan olahraga dayung. Mereka membuat event perlombaan di sejumlah momen.
Sedakah laut...
- 1
- 2



