Terkendala Dana, KONI Pati Tetap Pikirkan Bonus Atlet Porprov 2026
Umar Hanafi
Minggu, 15 Februari 2026 15:07:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pati mengaku terkendala dana pada tahun ini. Meskipun demikian, organisasi ini tetap memikirkan bonus atlet yang mendapat medali Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) 2026.
Bendahara KONI Pati, Sukarno mengaku sudah ditanya para organisasi cabang olahraga (cabor) terkait bonus atlet dalam Porprov Jateng 2026. Namun dirinya mengungkapkan saat ini terkendala dana.
”Kendalanya di dana. Cabor memberikan usulan agar memberikan motivasi agar bisa diberikan bonus bagi atlet yang mendapatkan emas,” ujar Sukarno, Minggu (15/2/2026).
Ia mengungkapkan anggaran untuk KONI Pati dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati saat ini hanya Rp 2,3 miliar. Dana tersebut dibagi kepada 52 organisasi cabor untuk oprasional maupun persiapan Porprov Jateng.
Dana tersebut sebenarnya tergolong masih minim. Dirinya pun berharap ada tambahan suntikan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati 2026 perubahan agar ada bonus kepada atlet yang berprestasi.
”Kami pastikan ada (bonus) agar termotivasi. Tapi belum bisa kami pastikan berapa. Semoga perubahan nanti ada tambahan untuk Porprov Jateng 2026 di Semarang Raya. Anggaran murni Rp 2,3 m untuk Pati ada 52 cabor. Sementara 48 yang masuk Porprov Jateng,” ungkap Sukarno.
Ia memaparkan, sebanyak 347 atlet dari 48 cabor yang masuk Porprov Jateng. Butuh dana yang lebih besar untuk persiapan Porprov Jateng maupun untuk bonus atlet.
”Pelaksanaan Oktober atau November. Karena provinsi juga terkendala anggaran,” kata dia.
Meskipun terkendala dana, dirinya menaruh harapan tinggi kepada ratusan atlet asal Kabupaten Pati. Setidaknya, pihaknya menargetkan masuk tiga besar .
”Tiga besar kita targetkan. Karena materi atlet yang masuk ini juga baik,” pungkasnya.
Editor: Anggara Jiwandhana



