Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Sebanyak 456 peserta mengikuti ajang kejuaraan bulutangkis Kretek Cup di GOR Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah hari ini, Senin (24/7/2023) sampai Sabtu (29/7/2023). Ajang bulutangkis itu sebagai bentuk pembibitan pebulutangkis cilik.

Ajang bulutangkis Kretek Cup diikuti berbagai kelompok umur. Di antaranya, usia dini putra dasar, usia dini putra madya, usia dini putra utama, usia dini putri dasar, usia dini putri utama, tunggal putra utama, tunggal putri utama, dan lainnya.

Di pertandingan Kretek Cup menampilkan berbagai nomor pertandingan. Yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.

Berbagai klub bulutangkis ikut serta. Di antaranya PB Ngudi Berkah Kudus, PB Pattimura Kudus, PB Arko Raya, dan PB Anugerah Solid Taurus.

Kemudian ada juga klub bulutangkis dari luar Kudus yang ikut serta. Di antaranya PB Maestro Jepara, PB Atlantic Magelang, PB Champions Magelang, PB Tugu Muda Semarang, PB Walet Pati, dan lainnya.

Di ajang ini, penyelenggara juga memberikan penghargaan dan hadiah uang. Total hadiah yang diperebutkan yakni Rp 24 juta.

Peserta yang walk out di babak semifinal maupun babak final tidak berhak mendapatkan hadiah dan piagam penghargaan.

Ketua Pengkab PBSI Kudus, Yuni Kartika mengatakan, ajang ini sebagai bentuk pembibitan atlet. Menurutnya, pengenalan bulutangkis dilakukan sejak dini.

”Ajang ini sebagai upaya Pengkab PBSI Kudus untuk melaksanakan program pembibitan atlet bulutangkis,” katanya, Senin (24/7/2023).

Yuni menambahkan, pebulutangkis cilik perlu dibiasakan untuk bermain bulutangkis. Sehingga ke depannya dapat dijadikan sebagai stok pebulutangkis masa depan.

”Harapannya dengan adanya ajang seperti ini bisa menambah banyak pilihan pebulutangkis masa depan Indonesia,” imbuhnya.

Editor: Dani Agus

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler