Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pelatihan wasit bulutangkis di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terus berjalan. Hal tersebut dilakukan agar semakin banyak jumlah wasit bulutangkis yang tersedia.

Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf mengutarakan kepelatihan wasit bulutangkis saat ini masih terus dilaksanakan. Bahkan dia menilai ada kenaikan jumlah wasit di Jawa Tengah.

”Di tahun 2019 semula jumlah wasit hanya ada 90 orang. Saat ini jumlahnya sudah 236 wasit,” katanya, Kamis (16/11/2023).

Basri menambahkan, lisensi wasit yang dikantongi wasit di Jawa Tengah beragam. Mulai dari lisensi di tingkat pengkab/pengkot dan lisensi tingkat provinsi.

Untuk lisensi wasit sendiri menurut Basri Yusuf, terdiri dari tingkat Pengkab/Pengkot dan Provinsi. Kemudian lisensi Nasional B, Nasional A, Badminton Asia Accreditated, Badminton Asia Certificated, dan BWF.

”Kami juga meminta agar setiap Pengkab/Pengkot memiliki setidaknya delapan wasit. Supaya bisa memenuhi kebutuhan setiap ada kejuaraan,” sambungnya.

Basri menilai setiap kejuaraan bulutangkis setidaknya menggunakan empat lapangan bulutangkis. Sehingga ketika memiliki delapan wasit sudah dapat mengcover pertandingan.

”Dari segi jumlah wasit bulutangkis di Kudus bisa dibilang banyak. Tetapi harus terus ditambah jumlah dan kualitasnya,” imbuhnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler