Gedung Tenis Indoor Kudus Bakal Direnovasi, Anggaran Capai Rp 1,2 M
Wiwid Widia Yulhendrik
Sabtu, 25 Juli 2026 09:34:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp 1,225 miliar untuk merenovasi atau rehabilitasi Gedung Tenis Indoor Sport Center di kawasan Balai Jagong.
Renovasi menyeluruh tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas olahraga sekaligus mendukung pembinaan atlet dan penyelenggaraan pertandingan.
Berdasarkan data pada laman https://spse.inaproc.id, proyek pekerjaan konstruksi tersebut dimenangkan oleh CV Bangun Caka asal Kota Semarang melalui tender dengan sistem harga terendah sistem gugur.
Nilai penawarannya mencapai Rp 1.100.572.544,25 dari pagu anggaran Rp 1,225 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus Tahun Anggaran 2026. Saat ini proses pengadaan telah memasuki tahap Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).
Kepala Bidang Olahraga Disdikpora Kudus Widhoro Heriyanto mengatakan, rehabilitasi akan dilakukan pada sejumlah bagian bangunan, baik interior maupun eksterior. Salah satu pekerjaan utama ialah mengganti lantai lapangan menggunakan material vinil.
”Lantai akan diganti menggunakan bahan vinil. Selain itu, ada renovasi pada atap bagian samping, depan, sama belakang,” ujarnya, baru-baru ini.
Selain penggantian lantai dan perbaikan atap, proyek juga mencakup penataan ulang beberapa bagian gedung. Sejumlah akses masuk akan diperbarui sebagai bagian dari penyesuaian standar fasilitas olahraga.
”Ada perubahan tata letak atap samping. Beberapa titik untuk pengganti pintu masuk juga ada renovasi. Standarisasi juga diberlakukan dalam seluruh proses rehabilitasi ini,” katanya.
Pekerjaan Selama 120 Hari...
Widhoro menambahkan, proses pengerjaan fisik ditargetkan berlangsung selama 120 hari kalender. Sesuai kontrak kerja, rehabilitasi dijadwalkan dimulai pada pertengahan Agustus dan diproyeksikan rampung pada Desember 2026.
Ia berharap, setelah proses rehabilitasi selesai, Gedung Tenis Indoor Sport Center Kudus memiliki fasilitas yang lebih representatif sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet sekaligus penyelenggaraan berbagai kejuaraan tenis.
”Dengan standarisasi baru ini, lapangan tenis indoor Kudus diharapkan mampu menggelar ajang olahraga yang lebih bergengsi ke depannya,” imbuhnya.
Editor: Dani Agus



