Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Paris – Proses negosiasi kepindahan Kylian Mbappe ke Real Madrid bisa buyar. Ada satu faktor yang bisa menjadi ganjalan untuk menjegal proses negosiasi itu.
Kylian Mbappe sendiri memang sudah melakukan pembicaraan dengan Real Madrid. Itu setelah sang bintang sudah memutuskan tak akan memperpanjang masa kerjanya di PSG.
Meski raksasa Prancis itu itu sudah menggodanya dengan menjadikan Mbappe sebagai pemain bergaji termahal di dunia, namun sikap top score Piala Dunia 2022 itu tetap sama. Cabut dari PSG.
Real Madrid menjadi tujuan pelabuhan barunya bukan tanpa alasan. Mbappe diketahui sudah berangan-angan bermain di klub ibu kota Spanyol itu sejak kecil.
Bahkan, pada bursa transfer 2022, Mbappe nyaris berseragam putih-putih khas Real Madrid. Hanya, ada klausul yang mengganjal kepergian Mbappe ke Madrid.
Situasi terkini, kontrak Mbappe dan Real Madrid masih sebagat negosiasi. Menurut The Independent, baik Mbappe maupun Real Madrid belum ada kata sepakat terkait nilai gaji. Terdapat disparitas antara ekspektasi sang pemain dengan tawaran yang diajukan.
Selain itu, Mbappe dikabarkan masih dalam radar Liverpool dan Arsenal. Dua raksasa Liga Inggris itu dikabarkan ingin memanfaatkan momen rumit itu.
Hanya saja, kedua tim tersebut paham betul risiko yang harus diambil bila ingin merusak proses negosiasi Mbappe ke Real Madrid. Yakni, soal struktur gaji.
Menurut laporan tersebut, situasi Mbappe ini hampir mirip dengan momen Lionel Messi saat meninggalkan Barcelona. Belum bisa dipastikan apakah Mbappe yang akan mengurangi permintaan gajinya atau apakah Madrid yang akan menyanggupi.
Bersama PSG, Mbappe sudah mencatatkan 241 gol dan 105 assist dari 288 penampilannya. Ia juga telah menjuarai semua trofi domestik di Prancis.
Hanya satu trophy yang masih belum dicicipi Mbappe, yakni Liga Champions. Dengan bergabung ke Real Madrid, cita-cita Mbappe mengangkat trophy Liga Champions pun makin terbuka. Sebab, ia akan bermain bersama bintang-bintang seperti Jude Bellingham dan Vinicius Junior.



