Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, DohaTimnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke babak semifinal Piala Asia U-23 usai menumbangkan Korea Selatan U-23 lewat drama adu penalti.

Hasil laga harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal dan babak tambahan waktu.

Dua gol Timnas Indonesia U-23 dicetak brace Rafael Struick di menit ke 15 dan 45+3. Sedangkan gol Korsel dicetak lewat gol bunuh diri Komang di menit 45 dan gol Jeong Sang Bin menit ke-84.

Brace Rafael Struick menjawab keraguan para pecinta sepak bola Indonesia padanya. Sebab, penyerang kelahiran Belanda itu dianggap belum menunjukkan kelasnya selama ini.

Di laga perempatfinal Piala Asia U-23 melawan Korsel U-23, Jumat (26/4/2024) dini hari WIB, pemain ADO Den Haag itu berhasil menjadi pemain kunci keberhasilan Timnas Indonesia U-23 melaju ke semifinal.

Gol cantiknya di menit ke-15 membuyarkan kritik yang disematkan padanya. Pemain 21 tahun itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Sepakannya menghujam ke sudut kiri gawang Korsel dan tak mampu dihalau Baek Jong Bum. Keperawanan gawang Korsel pun terampaskan setelah tak pernah kebobolan sejak fase grup.

Tak cuma sekali Struick membobol gawang Korsel. Struick pun lagi-lagi membawa kepercayaan diri Timnas Indonesia bangkit usai Korsel mampu membobol gawang Ernando Ari di menit-menit akhir babak pertama.

Struick membalasnya dengan melakukan pergerakan cerdik untuk mengecoh bek lawan saat menerima umpan jauh Ivar Jenner. Struick pun tanpa ampun menghajar dan mengoyak gawang Baek Jong Bum untuk kedua kalinya.

Sepanjang laga, Rafael Struick memiliki banyak kans untuk mencetak hattrick, sayang banyak peluangnya yang tak terselesaikan dengan baik. Salah satunya di menit ke-56.

Menerima umpan dari Nathan Tjo saat membangun serangan balik, Rafael Struick kemudian mengecoh bek lawan dan langsung melepaskan tembakannya. Sayang, bola masih melayang di atas mistar.

Struick yang bermain 120 menit tetap bisa menjaga konsentrasi dan fokus. Buktinya pada saat tendangan penalti, Struick bisa mengeksekusi dengan tenang.

Bola yang ditendangnya mengarah ke gawang tak terlalu kencang, namun gerakannya kadung menipu Baek Jong Bum.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini