Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Madrid – Bek Real Madrid Rudiger mengungkapkan penyesalannya atas kesalahannya di Final Copa del Rey saat timnya melawan sang rival abadi, Barcelona di Stadion Olimpiade Sevila, Minggu (27/4/2025) dini hari WIB.
Ungkapan penyesalan itu disampaikan mengingat kemarahan tak terkontrolnya melihat Real Madrid tumbang kena comeback Barcelona dengan skor 3-2.
Saat itu, Rudiger melakukan protes keras dari bangku cadangan. Ia yang digantikan pada menit ke 111 itu melempar botol ke tengah lapangan.
Protes keras itu dilakukan setelah Mbappe dianggap melanggar Eric Garcia saat menyerang ke gawang Barcelona. Namun dalam tayangan ulang, Mbappe tak terlihat melakukan gerakan untuk melanggar Garcia.
Sontak bangku cadangan Real Madrid meradang saat wasit meniup peluit dan menganggap itu pelanggaran. Rudiger bahkan sampai harus ditenangkan offisial tim dan membawanya keluar lapangan.
”Tidak ada alasan untuk perilaku saya tadi malam. Saya sangat menyesal,” kata bek Timnas Jerman itu di story Instagramnya seperti dilihat, Senin (28/4/2025).
Dalam unggahannya, Rudiger menyebut timnya bermain cukup baik sejak babak kedua. Di mana saat itu, Real Madrid sempat unggul 2-1 lewat gol Mbappe di menit ke-70 dan Tchouameni menit ke-77 sebelum akhirnya Ferran Torres menyamakan kedudukan di menit ke-84.
Laga pun akhirnya berlanjut hingga babak tambahan waktu. Saat itulah petaka menghampiri Real Madrid.
Permintaan Maaf...
- 1
- 2



