Japan Open 2025: Langkah Ginting Kandas di Babak 32 Besar
Zulkifli Fahmi
Rabu, 16 Juli 2025 12:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Tokyo – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting gagal melaju lebih jauh di Japan Open 2025. Langkahnya kandas di babak 32 besar.
Ginting gagal melentingkan dirinya usai tersungkur dua gim langsung saat melawan pebulu tangkis putra tuan rumah Kodai Naraoka dengan poin 13-21, 19-21.
Bermain dalam kondisi baru sembuh dari cedera, Ginting tampak kesulitan meladeni tuan rumah dalam turnamen di Court 1 Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Rabu (16/7/2025).
Ginting sendiri mengaku masih mencari kondisi dan suasana persaingan yang kini cukup berbeda setelah kembali dari cedera.
”Memang cukup berbeda suasana dan feel di pertandingan atau latihan. Jujur enam bulan rehat dari turnamen bukan waktu yang sebentar tapi tadi mencoba semaksimal mungkin dari pikirannya, fokusnya,” kata Ginting dikutip dari laman resmi PBSI.
Diketahui, pebulu tangkis 28 tahun itu baru saja menjalani pemulihan cedera bahu selama kurang lebih enam bulan. Turnamen BWF Super 750 Japan Open ini pun dimanfaatkan untuk mengembalikan feelingnya dalam pertandingan.
”Tujuan awal memang untuk mengembalikan feeling tapi bukan berarti main asal-asalan jadi tetap mencoba menerapkan strategi yang sudah didiskusikan dengan pelatih. Sebisa mungkin mengatasi apa kendala yang terjadi di lapangan,” tegasnya.
Belum temukan ritme...
- 1
- 2



