Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kuala Lumpur – Sepak Bola Malaysia resmi mendapatkan hukuman dari FIFA terkait dokumen naturalisasi. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pun mengakui kesalahannya.
Mereka menyebut, ada kesalahan teknis dalam pengajuan dokumen tujuh pemain naturalisasi yang diskors setahun oleh FIFA. Meski demikian, FAM menegaskan, para pemain itu merupakan warga negara sah Malaysia.
Dalam pernyataan Sekjen FAM Noor Azman Rahman mengatakan pihaknya akan mengajukan banding melalui jalur hukum yang berlaku. Saat ini, pihaknya masih menunggu salinan lengkap putusan FIFA itu.
”FAM memandang serius masalah ini. Namun, FAM ingin menekankan bahwa para pemain heritage yang terlibat adalah warga negara Malaysia yang sah,” kata Noor Azman, dikutip dari CNA, Senin (29/9/2025).
Sebelumnya, FIFA menyatakan FAM terbukti memalsukan dokumen kelayakan tujuh pemain yang diturunkan saat Malaysia menang 4-0 vs Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027, 10 Juni 2025 lalu.
Selain larangan bertanding, masing-masing pemain didenda 2.000 franc Swiss (sekira Rp41,7 juta), sementara FAM dijatuhi denda 350.000 franc Swiss (sekira Rp7,3 miliar).
Kasus ini mendapat perhatian luas di Malaysia. Menpora Malaysia Hannah Yeoh menyebut banding FAM sebagai prioritas utama.
Tunggu Proses...
- 1
- 2



