Ronaldo Simpan Penyesalan Bertahun-tahun Gegera Gaya Rambutnya
Zulkifli Fahmi
Minggu, 19 April 2026 11:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Ronaldo Luís Nazário de Lima atau Ronaldo Fenomeno ternyata menyimpan penyesalan selama bertahun-tahun gara-gara gaya rambutnya pada Piala Dunia 2002.
Diketahui, pada turnamen sepak bola terakbar itu, Ronaldo Fenomeno muncul dengan gaya rambut kuncung. Ia pun tampil fenomenal di turnamen tersebut dengan membawa Brasil juara dan menjadi topskor melalui 8 golnya.
Namun, gaya rambut kuncungnya itu ternyata menyisakan penyesalan hingga kini. Itu diungkapkannya sebelum laga Clash of Legends, DRX World Legends vs Barca Legends di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Dalam sebuah wawancara yang beredar di sejumlah media sosial, ia menyebut, keputusan rambut kuncungnya itu adalah sebuah kebodohannya.
Ronaldo Fenomeno menyebut, melakukan itu tanpa alasan yang jelas. Mulanya, ia mengira gaya rambut kuncungnya itu akan mengganggu lawannya saat pertandingan.
”Tapi kenyataannya itu, tidak mengganggu siapa pun yang berada di sana. Jadi saya pikir itu hanya sebuah kebodohan yang dilakukan sebagai pemain muda,” katanya, seperti dikutip Murianews.com, (19/4/2026).
Ronaldo Fenomeno saat membawa Brasil juara Piala Dunia 2002 lalu. (Murianews/X Playerssayings)
Karena kebodohannya itu pun, ia harus meminta maaf pada ibu-ibu yang anaknya terinspirasi dengan model rambut kuncung itu. Bahkan, ia masih meminta maaf selama bertahun-tahun hingga sekarang.
”Dan selama bertahun-tahun saya minta maaf pada ibu-ibu yang memiliki anak yang membuat anaknya mencukur rambutnya seperti itu. Dan bertahun-tahun bahkan hingga sekarang saya minta maaf telah menjadi contoh bagi anak-anaknya,” imbuhnya.



