Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – BWF (Badminton World Federation) berang atas statemen Viktor Axelsen, baru-baru ini. Hal itu terkait cuitan pemain tunggal badminton Denmark yang mempermasalahkan hadiah di Indonesia Open 2023.

Terkait klaim itu, BWF akhirnya menyampaikan klarifikasinya. Melalui laman resminya BWF menyatakan tidak senang dengan statemen si pemain nomor satu dunia itu.

“Kesejahteraan pemain adalah hal yang sangat penting bagi BWF dan kami mengapresiasi dan menyambut tiap masukan dari atlet terkait hal tersebut," ujar BWF dalam pernyataan resminya.

BWF dalam kasus ini melihat ada beberapa pernyataan Viktor Axelsen ini tidak tepat dan keluar dari konteks. Karena itu, BWF tidak senang dengan reaksi yang ditunjukkan oleh si pemain.

Sayangnya, dalam pernyataannya BWF tidak secara spesifik menyebut bagian mana dari pernyataan Axelsen yang tidak tepat itu. Mereka hanya menyebut akan segera menyelesaikannya secara langsung dengan si pemain.

"BWF akan menanggapi masalah ini secara terpisah dengan pemain dan Asosiasi yang bersangkutan," tambah pernyataan BWF.

Viktor Axelsen melalui akun twitternya melontarkan protes soal denda dan pencairan prize money Indonesia Open 2023, Rabu (12/7/2023). Axelsen melakukan protes terkait sanksi US$5 ribu yang dijatuhkan padanya karena tidak hadir di Singapura.

Axelsen juga menyampaikan protes ke BWF terkait hadiah turnamen Super 1000 Indonesia Open 2023. Dirinya sebagai juara belum mendapatkan hadiah itu.

"Ironisnya saya masih belum menerima prize money dari Indonesia (Indonesia Ope 2023) yang seharusnya sudah ada di rekening para pemain," begitu cuitan Axelsen, yang membuat BWF berang.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler