Posisi Erik Ten Hag Semakin Kritis Usai MU Digebuk Hotspur
Budi Santoso
Senin, 30 September 2024 11:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Beberapa hari terakhir, nasib Erik ten Hag sebagai pelatih Manchester United menjadi sorotan di Inggris. Media-media di Inggris menyebut pelatih asal Belanda ini semakin kritis, usai MU digebuk Hotspur.
Setelah kekalahan 0-3 yang menyakitkan itu, Erik Ten Hag dirumorkan akan segera dipecat. Namun, demikian eks pelatih Ajax Amsterdam ini menyatakan kepercayaan dirinya untuk terus berada di Manchester United.
Erik Ten Hag menyatakan dirinya tidak memikirkan kemungkinan dipecat setelah kekalahan 0-3 dari Tottenham Hotspur itu. Hingga saat ini, dirinya mengaku masih menerima kepercayaan dari manajemen Setan Merah.
Dikatakannya, sampai saat ini dirinya dan MU masih memiliki pandangan yang sama. Baik dirinya dan manajemen memiliki kesamaan visi jangka panjang untuk membawa Manchester United membaik.
"Tidak. Saya tidak berpikir untuk dipecat. Kami semua membuat pilihan untuk terus bekerja sama musim panas lalu. Semuanya diputuskan setelah tinjauan yang jelas tentang apa yang perlu kita lakukan. Kami tahu itu dan kami berada di halaman yang sama," ujarnya dilansir dari Daily Mail.
Meski bermain di Old Trafford, Manchester United kebobolan gol cepat pada menit ke-3. Berikutnya Manchester United juga mendapatkan kartu merah pada diri Bernardo Silva. Sehingga dalam kelanjutnannya mereka kebobolan dua gol lagi.
rima kartu merah dan didiskualifikasi. Dalam posisi 10 orang, MU tidak bisa mencetak gol dan sekaligus kebobolan 2 kali lagi, akhirnya menerima kekalahan terakhir 0-3.
"Kebobolan gol awal setelah dua atau tiga menit seperti itu telah memengaruhi kepercayaan diri Man Utd. Kami membiarkan bek tengah lawan mengoper dan mengoper ke dalam ke pemain sayap yang menahan bola di dekat tiang gawang, situasi ini harus dicegah sejak saat-saat pertama,” ujarnya.
Pada pertengahan pekan ini, Manchester United akan memasuki pertandingan berikutnya melawan Porto di Liga Europa 2024/2025. Jika hasil buruk kembali singgah, sangat mungkin Erik ten Hag akan menerima pemecatannya.



