Dipecat Man Utd, Erik ten Hag Dikabarkan Segera ke Bundesliga
Budi Santoso
Rabu, 4 Desember 2024 18:23:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sebuah klub di Bundesliga Jerman dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menunjuk Erik ten Hag sebagai pelatih. Itu akan segera trjadi jika klub itu jadi memecat pelatih petahana mereka.
Sejak dipecat oleh Man Utd pada akhir Oktober lalu, pelatih Erik ten Hag belum memiliki pekerjaan baru dalam karirnya. Namun, pelatih asal Belanda itu kemungkinan akan segera bekerja kembali di Bundesliga dalam waktu dekat.
Menurut Sky Germany, Erik ten Hag masuk dalam daftar RB Leipzig jika tim ini memutuskan jadi memecat Marco Rose. RB Leipzig saat ini sedang mengalami sederet hasil buruk di semua kompetisi.
Terutama di Liga Champions, RB Leipzig saat ini benar-benar dalam grafik menurun. Mereka mengalami kekalahan 5 kali beruntun di babak penyisihan grup Liga Champions.
Capaian buruk ini pada akhirya mulai mengusik manajemen RB Leipzig untuk segera mengambil langkah drastis. Besar kemungkinan mereka akan menghentikan kerjasama mereka dengan Marco Rose dan menggantikannya dengan Erik ten Hag.
Erik ten Hag sendiri mengalami nasib buruk dalam dua musimnya bersama Manchester United. Setelah memberikan satu gelar pada musim pertamanya, pelatih asal Belanda ini tidak mampu mengelak dari tekanan.
Manajemen Manchester United akhirnya memecat Erik ten Hag setalah serangkaian hasil buruk di awal musim Liga Inggris 2024/2025. Keputusan ini membuatnya merasa kecewa berat.



