Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Striker Real Madrid, Vinicius Jr, secara resmi menerima larangan bermain di dua pertandingan La Liga Spanyol. Itu terjadi setelah insiden menampar kepala kiper Valencia, Stole Dimitrievski, di Mestalla, 3 Januari 2025 lalu.

Meski merugikan, namun Real Madrid sepertinya cukup berlega hati. Sebab dengan demikian, memungkinkan Vinicius tetap tampil di Piala Super Spanyol mendatang.

Seperti dilansir Mundo Deportivo, dalam insiden Mestalla, Vinicius terlibat dalam momen kontroversial pada menit ke-79. Pemain asal Brasil ini menampar kepala Dimitrievski di luar situasi perebutan bola.

Momen ini membuat wasit Cesar Soto Grado mengeluarkan kartu merah langsung. Real Madrid pada pertandingan ini cukup beruntung karena masih berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 berkat gol dari Luka Modric dan Jude Bellingham.

Setelah peninjauan yang dilakukan Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), tindakan Vinicius dinilai melanggar pasal 130, yang mengatur hukuman untuk pelanggaran di luar situasi pertandingan dan tidak menyebabkan cedera serius.

Dengan demikian, ia hanya dilarang bermain dalam dua laga La Liga Spayol masing-masing melawan Las Palmas dan Real Valladolid. Selain itu Vinicius Jr didenda €600, sementara Real Madrid dikenakan denda €700.

Media-media di Spanyol menilai sanksi yang dijatuhkan RFEF ke Vinicius Jr sebagai "hukuman ringan." Sebelumnya banyak pihak menduga RFEF akan menggunakan pasal 103, yang ancaman hukumannya berupa larangan bermain hingga 12 pertandingan.

Kontroversi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler