Dikalahkan Barcelona, Ancelotti Berpotensi Lebih Cepat Didepak Madrid
Budi Santoso
Senin, 13 Januari 2025 20:47:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kekalahan mengejutkan 2-5 Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2025 telah memicu spekulasi tentang masa depan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Madrid.
Menurut laporan dari Marca, Presiden Florentino Perez dan manajemen klub berencana mengadakan pertemuan mendesak dengan pelatih asal Italia tersebut untuk mengevaluasi situasi dan menentukan langkah-langkah perbaikan.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Real Madrid, yang sebelumnya berambisi merebut gelar ketiga mereka musim ini. Namun, performa buruk di lini pertahanan membuat peluang itu lenyap, meninggalkan kekecewaan mendalam di kalangan penggemar dan jajaran manajemen klub.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Ancelotti mengakui kelemahan mendasar dalam permainan timnya. Timnya mudah kebobolan gol di pertandingan ini.
"Kami tidak bertahan dengan baik. Gol-gol lawan tercipta terlalu mudah, baik karena kesalahan individu maupun kolektif. Ini adalah hasil yang sangat mengecewakan," ujar Ancelotti.
Real Madrid sebenarnya memulai pertandingan dengan baik, saat Kylian Mbappe membuka keunggulan di menit ke-5 lewat aksi briliannya. Namun, dominasi itu tak bertahan lama. Barcelona mencetak empat gol di babak pertama melalui Lamine Yamal, Robert Lewandowski, Raphinha, dan Alejandro Balde.
Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak membaik. Meskipun Rodrygo berhasil memperkecil ketinggalan dengan satu gol, Raphinha kembali mencetak gol tambahan untuk Barcelona, memastikan kemenangan 5-2 yang telak.
Gagal di Piala Super Spanyol...
- 1
- 2



