Dinamo Zagreb, Tim yang Tersingkir Paling Tragis di Liga Champions
Budi Santoso
Kamis, 30 Januari 2025 16:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinamo Zagreb menjadi tim yang tersingkir paling tragis di Liga Champions musim ini. Meski berhasil mengumpulkan 11 poin setelah babak penyisihan grup, mereka tetap gagal melaju ke babak play-off.
Klub asal Kroasia ini mejadi satu dari lima tim yang memiliki poin 11. Mereka tersingkir hanya karena selisih gol yang lebih rendah dibandingkan tim lainnya.
Pada Kamis (30/1/2025) dinihari WIB, Dinamo Zagreb mencatat kemenangan luar biasa atas AC Milan dengan skor 2-1 di Stadion Maksimir. Hasil ini membawa total poin mereka menjadi 11 setelah delapan pertandingan di babak penyisihan grup Liga Champions.
Namun, meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Manchester City (+4), Sporting CP (+1), dan Club Brugge (-4), tim asal Kroasia itu tetap tersingkir karena selisih gol mereka -7. Situasi ini membuat mereka berada di peringkat ke-25 dan di luar daftar 24 tim yang berhak ke babak play-off.
Menurut statistik dari Opta, probabilitas sebuah tim yang bisa mengumpulkan 11 poin tetapi masih tersingkir dari Liga Champions kurang dari 1%. Hal ini membuat kegagalan Dinamo Zagreb disebut sebagai yang paling tragis.
Faktor utama yang menyebabkan tersingkirnya Dinamo Zagreb adalah kekalahan telak 2-9 dari Bayern Munich di leg pertama. Jika mereka hanya kalah dengan selisih empat gol, bukan tujuh, Dinamo Zagreb akan lolos menggantikan Club Brugge.
Kekalahan lainnya, seperti 0-3 dari Arsenal dan 0-3 dari Borussia Dortmund, juga berkontribusi terhadap rendahnya selisih gol mereka. Meskipun harus angkat kaki dari Liga Champions dengan penyesalan, Dinamo Zagreb tetap menunjukkan performa yang patut diapresiasi.
Kemenangan impresif...
- 1
- 2



