Tak hanya menyanjung Yamal, Mancini juga mengungkapkan satu nama lain yang menurutnya patut mendapat sorotan. Pemain itu tidak lain adalah Toni Fernandez, yang merupakan pemain La Masia juga.
"Di antara para pemain muda saat ini, jika saya harus memilih nama selain Yamal, saya akan berbicara tentang Toni Fernandez. Dia baru berusia 16 tahun, telah melakukan debut tim utama dan memiliki semua kualitas untuk menjadi juara," tambahnya.
Barcelona memang telah lama dikenal sebagai penghasil bintang-bintang besar. Dari generasi Xavi, Iniesta, Busquets, hingga Messi, La Masia selalu menjadi jantung kesuksesan klub Catalan tersebut.
Kini, dengan hadirnya Yamal dan Fernandez, Barcelona berharap dapat mengulang kejayaan dengan melahirkan generasi emas berikutnya.
Murianews, Kudus – Sebuah pernyataan berani dicuatkan oleh pencari bakat Barcelona, Andrea Mancini. Putra dari legenda Roberto Mancini itu meyakini Lamine Yamal, bintang muda sensasional La Masia, akan melampaui pencapaian Lionel Messi.
Sejak debutnya di tim utama Barcelona pada usia 15 tahun, Yamal telah menjadi buah bibir di kalangan penggemar sepak bola. Keajaibannya di lapangan terus mencetak sejarah.
Mulai dari memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda hingga memenangkan penghargaan bergengsi Golden Boy. Tak hanya itu, namanya bahkan masuk dalam skuat Timnas Spanyol di Euro 2024, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di dunia.
Dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport, Mancini tidak ragu-ragu mengungkapkan prediksinya yang mengejutkan itu. Menurutnya, Yamal sudah menunjukan tanda-tanda itu.
"Aku sedang mencari Lamine Yamal baru. Tantangan Barcelona adalah membawa setidaknya empat atau lima pemain dari La Masia ke tim utama setiap tahun, dan kami telah melakukannya secara teratur. Lihatlah Yamal, dia sudah berada di sini selama tiga tahun dan semakin berkembang pesat. Dia akan menjadi lebih unggul dari semua orang, bahkan Messi," ujar Mancini.
Pernyataan Mancini sontak memicu perdebatan sengit di dunia sepak bola. Bagaimana mungkin seorang pemain berusia 17 tahun bisa dibandingkan dengan Messi, ikon Barcelona yang telah memenangkan delapan Ballon d'Or dan dianggap sebagai salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa?
Namun, demikian tak bisa dipungkiri juga, Yamal memang memiliki jalur perkembangan yang luar biasa. Dengan teknik tinggi, visi taktis brilian, serta kemampuan menciptakan peluang di atas rata-rata pemain seusianya, masa depan cerah tampak berada di genggamannya.
Ada nama lainnya...
Tak hanya menyanjung Yamal, Mancini juga mengungkapkan satu nama lain yang menurutnya patut mendapat sorotan. Pemain itu tidak lain adalah Toni Fernandez, yang merupakan pemain La Masia juga.
"Di antara para pemain muda saat ini, jika saya harus memilih nama selain Yamal, saya akan berbicara tentang Toni Fernandez. Dia baru berusia 16 tahun, telah melakukan debut tim utama dan memiliki semua kualitas untuk menjadi juara," tambahnya.
Barcelona memang telah lama dikenal sebagai penghasil bintang-bintang besar. Dari generasi Xavi, Iniesta, Busquets, hingga Messi, La Masia selalu menjadi jantung kesuksesan klub Catalan tersebut.
Kini, dengan hadirnya Yamal dan Fernandez, Barcelona berharap dapat mengulang kejayaan dengan melahirkan generasi emas berikutnya.