Pedri: Sebagai Pemain Muda, Yamal Sesekali Juga Perlu Dijewer!
Budi Santoso
Kamis, 3 April 2025 09:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tidak hanya performa tim yang mendapat sorotan, Pedri juga merasa ini adalah salah satu momen terbaik dalam kariernya. Permainannya semakin matang dan memberi bobot bagi permainan Barcelona.
"Ini adalah puncak karir saya, atau setidaknya salah satu yang terbaik. Rekan satu tim saya di sebelah saya membuat segalanya lebih mudah," tutupnya.
Di laga melawan Atletico Madrid, bukan hanya Pedri yang tampil gemilang. Lamine Yamal, bintang muda berusia 16 tahun, juga mencuri perhatian. Dengan kecepatan dan kelincahannya, ia kerap merepotkan pertahanan lawan. Bahkan, umpan assist sempurnanya kepada Ferran Torres memastikan kemenangan Barcelona.
Pedri juga mengomentari perkembangan Yamal, yang meskipun luar biasa, terkadang masih perlu sedikit arahan. Bagaimanapun sebagai pemain muda, Yamal kadang-kadang juga perli dijewer telinganya pada situasi tertentu.
"Saya mengatakan kepadanya untuk terus melakukan apa yang saya lakukan, terus menikmati sepak bola. Meskipun terkadang saya harus menjewer telinganya untuk mengingatkannya sedikit ... Tapi tidak apa-apa,” selorohnya.
Barcelona terus mempertahankan performa luar biasa mereka di tahun 2025. Dengan 21 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, mereka semakin tak terbendung. Saat ini, Barcelona berada di puncak klasemen La Liga Spanyol dan bersiap menghadapi Borussia Dortmund di perempat final Liga Champions.
Selain itu Barcelona telah mencetak total 140 gol musim ini, menjadikannya tim dengan catatan gol paling mengerikan di Eropa. Tidak hanya tajam dalam menyerang, pertahanan mereka juga solid, terutama dalam duel ketat seperti laga kontra Atletico Madrid.



