Messi Sebut Guardiola Pelatih Jenius, Tapi Rugikan Barca, Kok Bisa?
Budi Santoso
Jumat, 18 April 2025 18:08:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan program Simplemente Futbol, Lionel Messi mengungkapkan pandangannya yang jujur tentang mantan pelatihnya di Barcelona, Pep Guardiola. Messi memuji Guardiola sebagai sosok jenius yang telah mengubah wajah sepak bola modern, namun juga ’merugikan’ Barcelona.
"Pep berasal dari dunia lain. Dia melihat hal-hal yang tidak dilihat orang lain. Pep telah mengubah sepak bola," ujar Messi dalam wawancara baru-baru ini.
Namun, Messi juga menyampaikan sisi lain dari transformasi yang dibawa Guardiola. Ia menilai kesuksesan luar biasa Barcelona di bawah asuhan Pep telah memicu banyak tim mencoba meniru gaya bermain yang sama. Itu dilakukan meski sering kali tanpa fondasi yang memadai.
"Semua orang ingin meniru kami (Barcelona). Di satu sisi, Pep telah merugikan Barcelona, karena orang-orang mencoba bermain seperti Barcelona kami," jelas Messi tanpa berkonotasi buruk pada mantan mentornya itu.
Messi menekankan, gaya permainan menyerang dan penguasaan bola ala Barca hanya bisa berjalan efektif dalam kondisi yang sangat spesifik. Itu jika memiliki pemain-pemain istimewa dan hubungan yang sempurna antara pelatih dan timnya.
Kapten Timnas Argentina itu kemudian menyebut nama-nama seperti Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Andres Iniesta sebagai bagian penting dari "tim spesial" yang menciptakan harmoni sempurna Barcelona di lapangan.
Ingin ke Barcelona...
Di luar topik Guardiola, Messi juga secara terbuka menyatakan impian untuk kembali ke Barcelona setelah meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) tak pernah terwujud. Messi menegaskan dirinya sangat ingin bisa kembali ke Barcelona, tapi sepertinya itu tidak bisa terjadi lagi.
Keputusan untuk akhirnya berlabuh di Inter Miami, menurut Messi, didasarkan pada kondisi keluarga dan faktor psikologis pasca keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2022. Messi bertekad tidak ingin pergi ke tim Eropa lainnya selain Barcelona.



