Frattesi: Menang dari Munic Hebat, Mengalahkan Barcelona Lebih Gila!
Budi Santoso
Rabu, 7 Mei 2025 09:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Inter Milan memastikan tempat di final Liga Champions setelah mengalahkan Barcelona dengan skor agregat 7-6. Davide Frattesi menjadi pahlawan Nerrazzuri setelah mencetak gol penentu di perpanjangan waktu.
Laga leg kedua semifinal Inter vs Barca ini berjalan menegangkan. Setelah bermain imbang 3-3 di Lluis Companys, Inter sempat unggul 2-0 di kandangnya Giuseppe Meazza. Namun Barcelona bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Gol penyama kedudukan dari Francesco Acerbi di menit ke-98 memperpanjang pertandingan hingga babak tambahan. Di momen inilah Frattesi muncul sebagai penentu dengan gol dramatis yang membuat Giuseppe Meaza bergemuruh.
Usai pertandingan Frattesi mengungkapkan perasaan senangnya yang tak terlukiskan. Banyak hal yang disampaikannya ke Sky Sport Italia, usai laga Inter vs Barca ini.
"Saya beruntung bisa bermain sampai akhir pertandingan, karena saya merayakannya begitu banyak sampai hampir pingsan!," ungkap Frattesi dilansir Sky Sport.
Frattesi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim medis yang membantunya pulih dari cedera otot hanya sehari sebelum pertandingan. Sebelumnya dirinya juga mencetak gol penentu kemenangan atas Bayern Munich di perempat final leg pertama.
"Saya pikir setelah pertandingan melawan Bayern tidak ada emosi yang bisa menyaingi itu, tapi hari ini bahkan lebih gila. Itulah keindahan sepak bola," ujarnya.
Kelelahan secara fisik...
- 1
- 2



