Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Berikutnya, Xavi Hernandez memuji stabilitas yang ditunjukan klub-klub di Liga Premier Inggris yang sabar dalam membangun tim. Seperti Arsenal dan Chelsea, serta menyebut nama-nama seperti Mikel Arteta dan Enzo Maresca sebagai contoh keberhasilan dari kesabaran dan kepercayaan manajemen klub.

“Arsenal di bawah Arteta adalah proyek yang hebat. Ini adalah tahun keenamnya, dan ini adalah musim yang sulit, tetapi klub masih percaya padanya. Itu tidak terjadi di Spanyol,” ungkapnya memberi perbandingan.

Sebagai pemain, Xavi Hernadez memiliki rekam jejak gemilang, termasuk merebut gelar Piala Dunia 2010 dan dua trofi EURO 2012 bersama timnas Spanyol. Sehingga dirinya juga tidak menutup kemungkinan suatu saat akan melatih tim nasional.

“Mengapa tidak melatih Spanyol? Atau tim lain. Saya tidak terburu-buru. Saya menikmati menonton sepak bola dan menghabiskan waktu bersama keluarga saya,” pungkasnya.

Selama menjadi pelatih Barcelona, sejak November 2021 hingga Mei 2024, Xavi Hernandez sebenarnya tidak terlalu buruk. Selama periode melatih di Barcelona dirinya sukses memberi gelar Juara La Liga dan Piala Super Spanyol. Sebelumnya, ia juga meraih sukses saat melatih Al Sadd di Qatar.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini