Madrid vs Al Hilal 1-1, Xabi Alonso: Kami Harus Siap Menderita
Budi Santoso
Kamis, 19 Juni 2025 09:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso gagal menciptakan hasil gemilang di momen debutnya bersama Real Madrid sebagai pelatih. Di laga penyisihan Grup H Piala Dunia Antarklub 2025, diluar dugaan Real Madrid hanya bisa bermain imbang 1-1 vs Al Hilal.
Hasil ini tentu saja memberi sebuah tekanan bagi awal kempemimpinannya di Real Madrid saat ini. Seperti dilansir DAZN, Xabi Alonso menyatakan Real Madrid mengalami banyak kesulitan di laga melawan Al Hilal ini.
Alonso menyebut cuaca panas dan kondisi lapangan yang buruk menjadi faktor utama yang menghambat permainan timnya. Namun lebih dari itu, dirinya memuji Al Hilal yang mampu tampil berani menghadapi timnya.
Real Madrid tampil kurang meyakinkan di babak pertama, dan sempat kewalahan menghadapi tekanan Al Hilal. Meskipun berhasil unggul lebih dulu melalui serangan balik yang diselesaikan oleh Gonzalo Garcia, itu dianggap bukan sebagai cerminan permainan yang diinginkan Alonso sebenarnya.
"Vinicius mengalami kram karena cuaca panas dan rumput yang buruk," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut di sesi jumpa pers usai pertandingan.
Berikutna, Alonso memberikan apresiasi terhadap permainan Real Madrid di babak kedua. Para pemain Real Madrid disebutnya mampu menunjuka peningkatan permainan, sehingga benar-benar bisa mengontrol jalannya permainan.
“Kami meningkat secara signifikan setelah jeda. Tim mengontrol bola dengan lebih baik, bermain lebih banyak di wilayah lawan, dan menciptakan peluang yang lebih jelas. Itulah fondasi bagi kami untuk mulai membangun permainan," ujarnya.
Harus Mau Menderita...
- 1
- 2



