Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Sebuah drama memilukan terjadi di Serie A Brasil ketika Santos FC yang diperkuat Neymar, harus menelan kekalahan paling memalukan dalam sejarah modern klub. Mereka menelan kekalahan 0-6 di kandang sendiri di Stadion Vila Belmiro, Senin (18/8/2025).

Neymar, bintang besar Brasil bahkan menangis deras usai pertandingan. Pemain flamboyan ini justru menjadi saksi tak berdaya di lapangan. Pertandingan Santos vs Vasco da Gama memang menjadi "laga hidup dan mati" bagi kedua tim yang sama-sama menghindari zona degradasi.

Tetapi pada akhirnya laga di Vila Belmiro ini berubah menjadi neraka bagi Santos dan Neymar yang menjadi ikon klub. Keberadaan Neymar di laga ini seperti tak berarti, di saat pendukungnya berharap bisa memberikan upaya penyelamatan.

Sebaliknya, sinar terang justru datang dari sahabat dan rekan Neymar di Timnas Brasil, Philippe Coutinho di sisi Vasco da Gama. Coutinho tampil brilian, menjadi motor serangan, dan ikut menghancurkan pertahanan Santos yang kacau balau di pertandingan ini.

Enam gol tanpa balas, benar-benar membuat Santos dan Neymar hancur tak bersisa. Hasil ini membuat publik Vila Belmiro terdiam dan marah. Pendukung Santos tak percaya, saat dengan mata kepala sendiri menyaksikan timnya menjadi bulan-bulanan oleh tim yang sama-sama berjuang lolos dari degradasi.

Bagi Neymar, jelas ini bukan sekadar kekalahan biasa. Baginya ini adalah kekalahan paling telak yang dialaminya sepanjang karir sepak bolanya yang cemerlang. Sejak debut profesional pada 2009, Neymar belum pernah ia mengalami kekalahan dengan selisih gol sebanyak ini.

Bahkan, saat kekalahan memalukan Timnas Brasil dari Jerman di Piala Dunia 2014 dengn skor 1-7 bukan menjadi bagian dari karirnya. Karena saat itu dirinya cedera dan tidak bermain untuk Timnas Brasil yang sempoyongan.

Rekor terburuk...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler