Sumber di Turki menyebut, Ketua Fenerbahce Ali Koç bersama jajaran direksi ingin menghadirkan figur kelas dunia demi memperkuat citra internasional klub dan meningkatkan daya saing di kompetisi Eropa. Zidane dinilai sebagai nama yang tepat untuk memberikan daya tarik sekaligus pesan ambisius dalam jangka pendek.
Meski demikian, sampai sejauh ini belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak Fenerbahce maupun Zidane. Negosiasi kontrak di level tertinggi biasanya melibatkan sejumlah klausul penting, mulai dari remunerasi, jangka waktu, hingga opsi keberangkatan, yang kerap menjadi faktor penentu validitas kesepakatan awal.
Di sisi lain, spekulasi mengenai Zidane sebagai suksesor Didier Deschamps di timnas Prancis juga tetap kuat. Beberapa pengamat menilai kemungkinan Zidane singgah di Turki sebelum mengambil alih Les Bleus adalah skenario menarik, namun masih jauh dari kepastian.
Untuk saat ini, kabar kedatangan Zidane ke Fenerbahce masih dianggap sebagai sekedara rumor. Penggemar sepak bola Eropa dan dunia menantikan apakah ini hanyalah bagian dari manuver negosiasi, atau benar-benar awal dari babak baru dalam karier kepelatihan Zidane.
Murianews, Kudus – Sebuah rumor gila telah berkembang di Turki. Beberapa media lokal mengabarkan Fenerbahce telah mencapai “kesepakatan awal” dengan Zinedine Zidane. Legenda Prancis ini disebut akan menggantikan Jose Mourinho yang baru saja dipecat.
Kabar ini sangat mengejutkan, mengingat mantan pelatih Real Madrid tersebut selama ini dianggap sebagai kandidat utama untuk menggantikan Didier Deschamps di timnas Prancis usai Piala Dunia 2026. Rumor ini tentu saja masih belum bisa dipastikan kebenarannya.
Namun menurut laporan Daily Sabah, manajemen Fenerbahce diklaim telah membuka negosiasi dengan Zidane dan menemukan titik temu awal. Meski demikian, detail mengenai durasi kontrak maupun besaran gaji masih terus dibicarakan.
Berita dari Daily Sabah Turki itu, kemudian dengan cepat menyebar ke berbagai kanal olahraga di Eropa. Semua membeber tentang manuver yang dilakukan oleh Fenerbahce, salah satu klub raksasa di Liga Turki itu.
Zidane sendiri meninggalkan Real Madrid pada 2021, dan sejak itu belum pernah lagi menjadi pelatih kembali. Namanya kerap masuk dalam daftar calon pelatih dari banyak tim besar di Eropa. Namun hingga saat ini legenda Prancis itu tidak pernah menerima tawaran yang masuk.
Zidane diyakini memiliki ambisi untuk suatu saat bisa menjadi pelatih Timnas Prancis. Sehingga tidak mengherankan jika rumor yang muncul di Fenerbahce menimbulkan sebuah kejutan besar di seantero Eropa.
Jika rumor keterlibatan dengan Fenerbahce ini benar adanya, langkah tersebut akan menjadi kejutan besar. Selain itu juga menjadi perubahan arah dari citra Zidane yang dikenal sabar menunggu kesempatan bersama tim nasional Prancis.
Suksesor Deschamps...
Sumber di Turki menyebut, Ketua Fenerbahce Ali Koç bersama jajaran direksi ingin menghadirkan figur kelas dunia demi memperkuat citra internasional klub dan meningkatkan daya saing di kompetisi Eropa. Zidane dinilai sebagai nama yang tepat untuk memberikan daya tarik sekaligus pesan ambisius dalam jangka pendek.
Meski demikian, sampai sejauh ini belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak Fenerbahce maupun Zidane. Negosiasi kontrak di level tertinggi biasanya melibatkan sejumlah klausul penting, mulai dari remunerasi, jangka waktu, hingga opsi keberangkatan, yang kerap menjadi faktor penentu validitas kesepakatan awal.
Di sisi lain, spekulasi mengenai Zidane sebagai suksesor Didier Deschamps di timnas Prancis juga tetap kuat. Beberapa pengamat menilai kemungkinan Zidane singgah di Turki sebelum mengambil alih Les Bleus adalah skenario menarik, namun masih jauh dari kepastian.
Untuk saat ini, kabar kedatangan Zidane ke Fenerbahce masih dianggap sebagai sekedara rumor. Penggemar sepak bola Eropa dan dunia menantikan apakah ini hanyalah bagian dari manuver negosiasi, atau benar-benar awal dari babak baru dalam karier kepelatihan Zidane.