Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Menjelang duel kontra Arab Saudi di Babak ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pakar sepak bola nasional Aris Budi Sulistyo memberi penilaian realistis. Ada peluang menang bagi Timnas Indonesia, tapi hanya 45%.

Seperti dilansir Bola.com, Aris menilai laga tandang Timnas Indonesia ke kandang Arab Saudi tidak akan mudah. Meski dalam dua pertemuan terakhir Timnas Indonesia memiliki catatan lebih baik, tapi kali ini tetap tidak mudah bagi Timnas Indonesia.

“Saya melihat peluang kita sekitar 45%. Bermain di kandang lawan selalu membawa tekanan berbeda. Jadi, tim harus benar-benar disiplin sepanjang pertandingan dan tidak terpancing trik psikologis lawan,” ujar Aris Budi Sulistyo, dilansir Bola.

Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert membawa 28 pemain untuk menghadapi dua partai krusial di Grup B. Nama-nama naturalisasi tetap mendominasi, termasuk Ole Romeny yang meski baru pulih cedera tetap mendapat kepercayaan dipanggil.

Namun, keputusan Kluivert mencoret Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Mees Hilgers jadi sorotan. Bisa jadi, keputusan ini mengandung sebuah rencana strategi khusus yang akan dilakukan Kluivert.

Pada fase sebelumnya, Timnas Indonesia mampu menahan imbang 1-1 di kandang Arab Saudi dan menang 2-0 di Gelora Bung Karno, saat masih dilatih Shin Tae-yong. Catatan itu jelas menjadi tambahan optimisme bagi Timnas Indonesia. Namun Aris menegaskan jangan terlena karena romantisme itu.

“Momentum bagus itu penting sebagai dorongan moral. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana tim menjaga konsistensi dan fokus saat pertandingan berjalan,” tegasnya.

vs Irak...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler