Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Menjelang laga MU vs Sunderland, media-media di Inggris tetap menggambarkan situasi kritis ada di pihak Ruben Amorim. Banyak yang menyebut Amorim saat ini bagaikan ‘ikan di atas Talenan’.

Situasi Amorim yang digambarkan seperti itu, tentu saja tidak lepas dari musim buruk yang dialami Manchester United (MU) saat ini. Setelah 6 pertandingan Liga Inggris, "Setan Merah" telah menerima 3 kekalahan, hanya 2 kemenangan dan 1 hasil imbang. MU kini jatuh mendekatai dasar Klasemen Sementara Liga Inggris.

Dari situasi ini, media di Inggris mengabarkan tentang adanya sebuah rencana dari manajemen MU. Kabar itu menyebut tentang kemungkinan adanya penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih sementara. Rumor ini pada gilirannya semakin memberi tekanan pada Amorim, yang baru memimpin tim MU kurang dari setahun ini.

Kekalahan MU 1-3 dari Brentford, disebut-sebut menjadi alasan besar Manajemen Manchester United untuk segera mengambil langkah. Media Inggris secara bersamaan menyebut manajemen MU sedang mempertimbangkan untuk mengganti Amorim di posisi pelatih.

Dalam daftar kandidat, nama Michael Carrick tiba-tiba disebutkan. Legenda Manchester United ini jelas bukan nama asing di Old Trafford. Saat masih bermain, Carrick telah bersama MU selama lebih dari satu dekade, dengan 5 gelar Liga Inggris dan 1 gelar Liga Champions.

Setelah pensiun pada tahun 2018, Carrick memasuki jalur kepelatihan, bekerja sebagai asisten Ole Gunnar Solskjaer dan kemudian memiliki 3 pertandingan sementara pada tahun 2021. Pada tahun 2022, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Middlesbrough, memimpin klub selama tiga musim sebelum berpisah pada bulan Juni.

Namun, saat ini, Carrick belum mempertimbangkan untuk kembali ke MU. Dia baru saja menerima pekerjaan baru di UEFA sebagai analis teknis, berpartisipasi dalam evaluasi dalam pertandingan Liga Champions.
dari.

Menurut talkSPORT, selain Carrick, manajemen Man United juga sedang mempertimbangkan opsi lain. Gareth Southgate (mantan pelatih Inggris) adalah salah satu pilihan utama, di samping Oliver Glasner (Crystal Palace) dan Andoni Iraola (Bournemouth) untuk menggantikan Amorim. Situasi ini menunjukkan MU dalam pergolakan besar, dan bisa terjadi dala bulan Oktober ini.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler