Fiks, Final MLS 2025 Jadi Laga Profesional Terakhir Jordi Alba
Budi Santoso
Jumat, 5 Desember 2025 15:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Menjelang final Piala MLS 2025, bek senior Inter Miami, Jordi Alba, memastikan duel Inter Miami vs Vancouver Whitecaps akan menjadi penampilan terakhirnya sebagai pesepak bola profesional. Dalam usia 36 tahun, pemain yang pernah bersinar bersama Barcelona itu menutup karirnya yang sudah berjalan 2 dekade.
Dalam konferensi pers resmi pra-pertandingan yang dilansir ESPN, Jordi Alba digambarkan tak mampu menyembunyikan emosinya. Pemain Spaynol ini mengungkapkan jika final kali ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan laga-laga besar yang pernah dijalani sebelumnya.
"Saya sudah merasakan banyak final, namun kali ini berbeda. Ini bukan sekadar laga penting, tetapi perpisahan saya dengan dunia sepak bola. Jika kami bisa menutupnya dengan trofi, itu akan menjadi penutup yang sempurna," ujarnya.
Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023 bersama sahabat lamanya, Sergio Busquets, Alba menjadi pilar penting dalam kebangkitan klub muda tersebut. Dalam dua musim, ia turut mengantarkan Miami meraih Piala Liga 2023 dan Perisai Pendukung 2024.
Final MLS tahun ini menjadi kesempatan emas untuk menambah capaian historis klub yang baru berdiri pada 2020 itu. Bersama Lionel Messi yang juga rekannya saat di Barcelona, Alba berharap bisa memberikan sesuatu yang luar biasa bagi Inter Miami.
"Inter Miami berkembang sangat cepat. Bisa mencapai final saja sudah merupakan sejarah bagi klub. Meski ini adalah pertandingan terakhir saya, saya merasakan antusiasme yang sama seperti saat pertama kali datang," lanjutnya.
Beda...
- 1
- 2



