Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusSEA Games 2025 menjadi panggung yang tak terlupakan bagi publik olahraga Thailand. Bukan hanya karena status tuan rumah, tetapi juga karena keberanian sosok istimewa Ratu Thailand, Suthida Bajrasudhabimalalakshana yang turun di Cabor Layar.

Ratu Thailand Suthida bahkan mencuri perhatian seluruh Asia Tenggara setelah tampil langsung sebagai atlet di cabang olahraga layar. Pada Rabu (17/12/2025) Ratu Suthida menyatu dengan tim Layar Thailand dan ikut bertarung di lintasan laut.

Kehadirannya di arena Layar SEA Games 2025 langsung menyedot sorotan media regional, sekaligus menjadi momen langka dalam sejarah SEA Games. Seorang ratu aktif ikut berlomba, tidak hanya sekadar hadir di tribun kehormatan.

Dalam perlombaan tersebut, Ratu Suthida memperkuat kapal SSL47 bernomor layar 6 milik Thailand. Firsr Lady Thailand ini ambil bagian langsung dalam dua balapan krusial, yakni race ke-6 dan ke-7, menghadapi tekanan dari tim-tim kuat seperti Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Pada balapan ke-6, Thailand harus puas finis di posisi kedua, terpaut 17 detik dari Malaysia yang keluar sebagai pemenang. Namun drama sesungguhnya terjadi di race ke-7. Dengan pembacaan angin yang presisi dan kerja sama kru yang nyaris sempurna, Ratu Suthida bersama timnya tampil agresif dan akhirnya menyentuh garis finis pertama.

Hasil tersebut memastikan Thailand mengunci medali emas, meski masih tersisa satu balapan penutup. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi wanita berkuasa di kerajaan Thailand ini.

Media Thailand, Siam Sport dalam laporan resminya menyoroti peran sentral Ratu Suthida di sepanjang kompetisi Layar ini. Ratu Suthida disebut tidak hanya menjalankan tugas sebagai navigator dan pengatur taktik. Tetapi juga aktif membantu kru lain, mulai dari penyesuaian layar hingga menjaga keseimbangan kapal saat angin kencang menerpa.

Partisipasi langsung Ratu Suthida dinilai sebagai simbol kebanggaan nasional. Media Thailand menegaskan, kehadiran Ratu Thailand di arena Layar menjadi pesan kuat tentang dedikasi, sportivitas, dan pentingnya kebugaran fisik.

Di arena SEA Games 2025 kali ini, bagi Thailand, sepertinya tak sekadar tentang perebutan medali. Tetapi juga tentang teladan kepemimpinan dari Ratu Suthida yang benar-benar turun ke gelanggang.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler