Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Posisi Ruben Amorim yang sebelumnya masih kuat sebagai pelatih Manchester United, tiba-tiba terganggu. Petinggi MU dilaporkan The Guardian mulai menyiapkan rencana drastis, menyusul pernyataan Amorim usai hasil imbang 1-1 Leeds United vs MU.

Hubungan Amorim dan Manajemen MU goyah, setelah di depan publik dan media, pelatih asal Portugal ini melontarkan pernyataan yang mengejutkan banyak pihak. Pernyataan itu secara implisit menunjukan jika Amorim tidak mau ditekan dalam tugasnya sebagai pelatih MU.

“Saya datang ke sini untuk menjadi pelatih kepala Manchester United, bukan asisten pelatih. Saya tahu nama saya bukan Tuchel, bukan Conte atau Mourinho, tetapi saya adalah manajer Manchester United. Ini akan seperti ini selama 18 bulan atau sampai manajemen memutuskan untuk berubah,” ujarnya saat itu.

Tak berhenti di situ, Amorim bahkan menantang status quo dengan menyebut namanya sendiri sejajar, atau justru di bawah pelatih-pelatih elite dunia lainnya. Tetapi Amorim menegaskan dirinya tak akan mundur, namun tetap siap menerima konsekuensi apa pun.

“Saya tidak akan berhenti dari pekerjaan saya. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang untuk menggantikan saya,” tambahnya.

Di permukaan, Ruben Amorim tampak berada di ujung tanduk. Namun jika dicermati lebih dalam, pernyataan kerasnya justru membuka dua kemungkinan besar: MU sedang menguji Amorim, atau sebaliknya, Amorim sedang menguji keberanian manajemen MU.

Sejak itu, Manajemen MU dikabarkan mulai menyusun rencana drastis yang bisa saja akan membawa konsekuensi bagi masa tugas Amorim sebagai pelatih di Old Trafford. Mereka mulai menyusun daftar pendek nama-nama yang bisa saja akan segera menggantikan Amorim.

Xavi Hernandez menjadi nama kuat yang mungkin telah menunggu di tikungan terakhir. Lalu juga ada Oliver Glasner dan Cesc Fabregas dalam pantauan MU. Tekanan publik yang terus meningkat, dan ledakan Amorim di sisi lain, kembali memunculkan rumor di kubu Setan Merah.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler