Luis Enrique Beri Gelar Awal Tahun Bagi Paris Saint Germain
Budi Santoso
Jumat, 9 Januari 2026 17:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Paris Saint Germain (PSG) sukses merengkuh trofi Piala Super Prancis usai menaklukkan rival abadi mereka, Olympique Marseille. Tim asuhan Luis Enrique menang lewat drama adu penalti yang menegangkan.
Laga yang digelar di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait, Jumat (9/1/2026) dinihari WIB, berakhir imbang 2-2 di waktu normal. Tetapi di adu tendangan penalti, PSG memastikan kemenangan 4-1.
Hasil ini menjadi sukses berikutnya yang diberikan Luis Enrique untuk PSG. Setelah sebelumnya memberi 6 gelar termasuk Juara Liga Champions, Gelar Juara Piala Super Prancis menjadi persembahan perdananya di tahun 2026 untuk PSG.
Pelatih PSG, Luis Enrique, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap perjuangan tim. Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub pada Jumat (9/1/2026), pelatih asal Spanyol itu menyebut PSG mampu meladeni Marseille yang tampil berbeda dan memberikan tekanan luar biasa sepanjang pertandingan.
"Kami bertarung sampai peluit terakhir berbunyi. Adu penalti memang sedikit berpihak pada kami, tapi semangat juang para pemain sangat luar biasa. Ini kemenangan penting, bukan hanya untuk tim, tapi juga untuk para suporter yang selalu mendukung kami," ujar Enrique.
Luis Enrique menyoroti bagaimana PSG mampu bangkit setelah sempat tertinggal di laga ini. Hal itu mencerminkan karakter kuat dan mentalitas pantang menyerah dari skuad Les Parisiens,
Enrique juga memberikan pujian khusus kepada Gonçalo Ramos, sang pencetak gol penyeimbang di laga ini. Pemain ini tampil impresif meski hanya bermain beberapa menit sebagai pemain pengganti.
"Dia selalu siap kapan pun dibutuhkan. Seorang pejuang sejati. Kami sangat bersyukur memilikinya di tim ini," tambahnya.
Dalam laga tersebut, PSG mendapatkan gol melalui Ousmane Dembele dan Gonçalo Ramos. Sementara Marseille membalas lewat Mason Greenwood dan gol bunuh diri Willian Pacho. Namun, ketenangan para penendang PSG di babak adu penalti menjadi pembeda yang membawa mereka mengangkat trofi. Sehingga tim asuhan Luis Enrique sukses mengepak gelar perdana musim ini.



