Selain refleksnya, Neuer juga menunjukkan perannya sebagai ‘sweeper keeper’. Dengan pengalamannya ia aktif keluar dari sarangnya untuk memotong serangan, membaca permainan, dan mengamankan bola-bola panjang Real Madrid.
Menurut statistik Opta, Neuer mencatat 37 sentuhan di area pertahanan. Statistik ini mencerminkan tekanan tinggi dari Real Madrid sekaligus kontribusi aktifnya. Bagusnya, di tengah dominasi penyelamatan Neuer, Bayern tetap tajam dalam menyerang.
Gol pertama lahir pada menit ke-41 melalui kerja sama Serge Gnabry dan Luis Diaz. Memasuki babak kedua, Harry Kane menggandakan keunggulan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.
Real Madrid sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74 melalui Mbappe setelah umpan matang Trent Alexander Arnold. Namun, hingga peluit akhir, mereka tak mampu menembus pertahanan Bayern lagi. Manuel Neuer keluar menjadi salah satu pemain penting Bayern Munich.
Manuel Neuer tampil luar biasa di usia 40 tahun, jelas menjadi sesuatu yang luar biasa. Ini menjadi salah satu performa terbaiknya musim ini meski minim menit bermain sebelumnya.
Penampilan hebat Manuel Neuer juga diapresiasi oleh rekan timnya di Bayern Munich. Seperti dilansir dari TNT Sports, bek Bayern Munich Jonathan Tah bahkan menyebut penampilan tersebut sebagai hal biasa bagi sang kiper. Meski menyebut itu biasa, tetapi sesungguhnya itu adalah pujian tentang hebatnya Neuer.
"Bagi dia, ini hanya hari kerja biasa," ujar Jonathan Tah usai pertandingan.
Murianews, Kudus – Performa Manuel Neuer jadi mimpi buruk bagi Real Madrid dan Kylian Mbappe. Kiper Bayern Munich berusia 40 tahun ini tampil bak tembok besar. Membuat Real Madrid dan khususnya Mbappe harus membuang banyak peluang.
Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting 2-1 atas Real Madrid pada leg 1 perempatfinal Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB. Performa Manuel Neuer menjadi salah satu sorotan dengan aksi luar biasanya di bawah gawang Bayern Munich.
Dalam laga penuh tekanan tersebut, Neuer tampil bak ‘dewa penyelamat’. Ia mencatatkan sembilan penyelamatan krusial yang menggagalkan berbagai peluang emas Real Madrid. Penampilannya menjadi fondasi kokoh kemenangan Bayern Munich sekaligus membuat lini serang tuan rumah frustrasi sepanjang pertandingan.
Meski Bayern Munich tampil agresif sejak awal, kekuatan sesungguhnya terletak pada solidnya lini pertahanan yang dipimpin kiper veteran Jerman ini. Real Madrid yang tampil dominan dalam beberapa fase pertandingan tetap kesulitan menembus gawang Bayern Munich, berkat refleks dan ketenangan Neuer.
Salah satu momen paling menegangkan terjadi saat Kylian Mbappe lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan Neuer. Dalam situasi satu lawan satu, sang kiper dengan cepat menutup ruang tembak dan memaksa Mbappe gagal memaksimalkan peluang.
Berbeda dengan Neur, penyerang asal Prancis ini tiba pada posisi yang lebih banyak kalah dalam peluang mencetak gol. Mbappe dengan kemampuannya bermain sangat individual di laga ini. Begitu mendapat bola, Mbappe seringkali langsung membawanya sendiri hingga ke batas akhir pertahanan lawan.
Di saat itulah, Mbappe sering gagal. Jika tidak diblok pemain belakang Bayern Munich, maka Manuel Neuer adalah masalah terakhir yang gagal dilewatinya. Di laga ini, Mbappe banyak mendapatkan kesempatan dari aksi individualnya. Tetapi hanya satu yang akhirnya sukses menjadi gol.
Salah satu aksi Neuer yang luar biasa adalah penyelamatan gemilangnya saat menggagalkan tembakan keras Mbappe. Tepisan dengan ujungjarinya juga menggagalkan banyak peluang yang dibuat Vinicius, Brahim Diaz, hingga Eder Militao.
Refleks...
Selain refleksnya, Neuer juga menunjukkan perannya sebagai ‘sweeper keeper’. Dengan pengalamannya ia aktif keluar dari sarangnya untuk memotong serangan, membaca permainan, dan mengamankan bola-bola panjang Real Madrid.
Menurut statistik Opta, Neuer mencatat 37 sentuhan di area pertahanan. Statistik ini mencerminkan tekanan tinggi dari Real Madrid sekaligus kontribusi aktifnya. Bagusnya, di tengah dominasi penyelamatan Neuer, Bayern tetap tajam dalam menyerang.
Gol pertama lahir pada menit ke-41 melalui kerja sama Serge Gnabry dan Luis Diaz. Memasuki babak kedua, Harry Kane menggandakan keunggulan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.
Real Madrid sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74 melalui Mbappe setelah umpan matang Trent Alexander Arnold. Namun, hingga peluit akhir, mereka tak mampu menembus pertahanan Bayern lagi. Manuel Neuer keluar menjadi salah satu pemain penting Bayern Munich.
Manuel Neuer tampil luar biasa di usia 40 tahun, jelas menjadi sesuatu yang luar biasa. Ini menjadi salah satu performa terbaiknya musim ini meski minim menit bermain sebelumnya.
Penampilan hebat Manuel Neuer juga diapresiasi oleh rekan timnya di Bayern Munich. Seperti dilansir dari TNT Sports, bek Bayern Munich Jonathan Tah bahkan menyebut penampilan tersebut sebagai hal biasa bagi sang kiper. Meski menyebut itu biasa, tetapi sesungguhnya itu adalah pujian tentang hebatnya Neuer.
"Bagi dia, ini hanya hari kerja biasa," ujar Jonathan Tah usai pertandingan.