Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Kekalahan menyakitkan Barcelona vs Atletico Madrid di leg 1 perempatfinal Liga Champions, di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) memicu kemarahan Hansi Flick. Pelatih Barcelona asal Jerman ini menunjuk dua kontroversi yang ada di laga membuat timnya dirugikan.

Meski harus mengakui keunggulan Atletico Madrid, Barcelona sejatinya tampil penuh determinasi dan menguasai laga. Sempat menciptakan sejumlah peluang emas, tim Catalan justru kehilangan momentum setelah kartu merah yang diterima Pau Cubarsi di ujung babak pertama.

Seperti dilansir Mundo Deportivo, Hansi Flick menyebut para pemainnya seharusnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Hasil akhir laga ini diakuinya membuat timnya mendapatkan tekanan di leg 2 Perempatfinal Liga Champions. Tetapi semua belum berakhir untuk Barcelona.

“Kami kalah, tetapi menciptakan banyak peluang jelas. Tim ini tidak akan menyerah,” tegasnya usai pertandingan seperti di lansir Mundo Deportivo.

Bermain dengan hanya 10 orang pemain jelas mengubah jalannya laga Barcelona vs Atletico Madrid ini. Namun Flick menyebut Barcelona masih tetap bisa menunjukkan karakter dan mentalitas menyerang yang kuat hingga akhir pertandingan.

Hansi Flick pada akhirnya terpancing untuk mengomentari keputusan wasit terkait insiden handsball di kotak penalti Atletico Madrid. Menurutnya, situasi itu seharusnya membuat Barcelona bisa mendapatkan hadiah penalti bersih jika aturan benar-benar ditegakan.

“Saya tidak mengerti, untuk apa VAR jika situasi seperti itu tidak ditinjau? Itu jelas penalti dan kartu kuning kedua,” ujar Hansi Flick dengan nada kesal.

Merugikan Barcelona...

Menurutnya, keputusan tersebut sangat merugikan Barcelona yang saat itu tengah membutuhkan gol penyama. Melihat apa yang terjadi, Hansi Flick bahkan menyebut menyebut pertandingan Barcelona vs Atletico Madrid berjalan dengan keputusan wasit yang tidak adil bagi Barca.

Hansi Flick bahkan dengan berani menyebut VAR seperti memihak Atletico Madrid di laga ini. Dalam pernyataan yang cukup tajam, Flick juga menyinggung performa wasit yang dinilai tidak konsisten. Sehingga membuat Barcelona dirugikan.

“VAR tampaknya berada di pihak Atletico. Saya berharap ada penjelasan,” kata Hansi Flick masih dalam nada kecewa setelah mendapati hasil buruk di Camp Nou.

Diluar masalah-masalah non teknis, Hansi Flick memuji penampilan Lamine Yamal. Pemain muda andalan Barcelona ini disebutnya tampil impresif dengan aksi individu yang memukau. Pihaknya berharap Yamal masih bisa melakukan sesuatu di leg 2 Perempatfinal Liga Champions pekan depan.

“Dia melewati 3-4 pemain, itu luar biasa. Kami harus melindungi pemain seperti dia,” puji Flick untuk Lamine Yamal.

Hasil Liga Champions Barcelona vs Atletico Madrid ini belum sepenuhnya menutup peluang Barca. Di leg 2 Perempatfinal Liga Champions, Flick dan pasukannya masih memiliki kesempatan bangkit untuk bisa mencapai semifinal Liga Champions.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler