Kalah dari Gukesh Dommaraju, Magnus Carlsen sampai Gebrak Meja Catur
Dani Agus
Selasa, 3 Juni 2025 13:34:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Duel catur klasik antara mantan juara dunia Magnus Carlsen melawan juara dunia Gukesh Dommaraju berlangsung sengit.
Pertandingan dua pecatur top dunia itu terjadi dalam turnamen Norway Chess 2025 yang digelar di Stavanger, Norwegia, Senin (2/6/2025).
Dalam duel ini, Magnus Carlsen harus menelan kekalahan dari Gukesh. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Carlsen dari Gukesh dalam format catur klasik.
Sesaat setelah kalah, hal tak teduga dilakukan Magnus Carlsen. Di mana, pecatur asal Norwegia itu sempat menggebrak meja pertandingan sehingga bikin bidak catur yang tersisa di papan sampai berhamburan.
Namun, setelah itu, Carlsen langsung menjabat tangan Gukesh dengan cepat. Carlsen lalu meninggalkan arena dengan wajah kesal seraya menepuk punggung pecatur asal India tersebut.
Reaksi yang diperlihatkan Carlsen sempat bikin Gukesh terkejut. “Bukan cara yang saya harapkan untuk menang, tapi ya… saya akan menerimanya. Saya juga pernah memukul beberapa meja dalam karir saya,” katanya, melansir Antara dari Chess.com, Selasa (3/6/2025).
Kemenangan ini memperkuat posisi Gukesh sebagai wajah baru catur dunia. Ia sebelumnya telah membuat sejarah sebagai juara dunia termuda dalam format klasik setelah mengalahkan Ding Liren pada kejuaraan dunia catur 2024.
Kekalahan dari Gukesh juga membuka pertanyaan lebih besar tentang motivasi Carlsen dalam catur klasik.
Kehilangan Motivasi...
- 1
- 2



