BRI Super League 2025/2026, Tiap Tim Boleh Punya 11 Pemain Asing
Dani Agus
Selasa, 8 Juli 2025 08:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan BRI Super League 2025/2026 mendatang. Khususnya, terkait aturan kepemilikan dan penggunaan pemain asing.
Hal itu berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan dan luar biasa PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta yang diikuti 18 klub Liga, Senin (7/7/2025). RUPS juga dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus menyampaikan, ada perubahan pada penambahan pemain asing menjadi maksimal 11 pemain per tim.
Namun, jumlah pemain asing yang bisa dimainkan dan masuk dalam daftar susunan pemain (DSP) setiap klub dalam pertandingan hanya delapan.
”Kalau mau memainkan total 8 pemain asing sekaligus juga boleh. Untuk delapan pemain asing tadi, (kalau delapan sudah jadi starter), tidak bisa diganti oleh pemain asing lagi dalam satu pertandingan. Pemain asing boleh dari negara mana saja. Bebas,” kata Ferry, dilansir dari laman Liga Indonesia Baru.
Adapun pelaksanaan kompetisi BRI Super League 2025/2026 akan dimulai 8 Agustus 2025 mendatang.
Pembukaan BRI Super League 2025/2026 akan diawali dengan pertandingan antara Persebaya Surabaya versus tim promosi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
”Laga awal BRI Super League ini bukan mundur. Sebab kami tidak pernah bilang tanggal sebelumnya. Persebaya akan melawan PSIM. Kenapa? Karena kita tidak punya keharusan atau tradisi menghadirkan juara Liga 1 dan Liga 2. Kita bisa memilih siapa aja,” ungkap Ferry.
BRI Liga 1 menjadi BRI Super League...
- 1
- 2



