Tarif Sewa Stadion GBK Jepara Bakal Naik, Ini Respon Persijap
Faqih Mansur Hidayat
Sabtu, 4 Januari 2025 18:56:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, berencana serius untuk menaikkan tarif sewa Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara (GBK Jepara). Manajemen Persijap Jepara pun merespon rencana tersebut.
Presiden Persijap Jepara, M Iqbal Hidayat menyatakan tak keberatan jika skema sewa dan tarifnya akan naik. Pihaknya menyadari bahwa stadion kebanggan masyarakat Jepara itu kini fasilitasnya semakin bertambah dan biaya perawatannya dipastikan meningkat.
“Ya mau gimana lagi. Pastinya kalau misalnya dikasih keringanan, ya, pasti kita mau,” kata Iqbal, Sabtu (4/1/2025).
Saat ini, kontrak Stadion GBK Jepara, antara Pemkab Jepara dengan manajemen Persijap masih dengan perjanjian lama. Dengan biaya sewa Rp 7,5 juta setiap pertandingan. Serta retribusi tiket 10 persen per tiket. Hanya saja, sampai saat ini belum ada pembahasan di pemerintah daerah terkait angka tarif baru tersebut.
“Untuk sementara ini kita mau (kontrak) per-game ada MoU (Memorandum of Understanding) baru. Nanti misalnya kalau sudah ada serahterima (aset) secara full dari Kementerian PUPR kepada Pemkab Jepara, mungkin ada kontrak tahunan,” kata dia.
Selain ihwal tarif sewa, sebelumnya Pemkab Jepara juga mengajukan tawaran terkait pertanggungjawaban jika ada kerusakan kepada pihak penyewa. Pemda ingin setiap pertandingan, antara Persijap dan pemerintah membuat nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Tidak Keberatan...
- 1
- 2



