Catatan Perjalanan Persijap, Jangan Lupakan Kahudi Wahyu!
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 24 Februari 2025 14:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Tinggal selangkah lagi, Persijap Jepara akan lolos ke Liga 1 Indonesia musim depan. Syaratnya adalah menang atas PSPS Pekanbaru Riau di pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Selasa (25/2/2025) besok malam pukul 19.00 WIB.
Laskar Kalinyamat sudah sepuluh tahun terjungkal dari kasta tertinggi Liga 1 Indonesia. Sejak 2014 silam, Laskar Kalinyamat berkali-kali menelan pil pahit.
Selain bertahan di Liga 2, pada 2017 Persijap sempat terjungkal ke Liga 3. Dua tahun bertahan Liga 3, Laskar Kalinyamat bangkit dan menjadi juara Liga 3 pada tahun 2019 dan promosi ke Liga 2 pada 2020.
Jika dalam pertandingan krusial besok malam Persijap menang, itu adalah jawaban dari doa-doa dari seluruh suporter. Persijap akan kembali ke habitatnya di kasta tertinggi Liga Indonesia.
Pada musim 2024-2025 ini, skuad Persijap turun dengan materi pemain tak begitu meyakinkan. Bahkan, berbagai pihak meragukan kemampuan Laskar Kalinyamat. Namun rupanya Persijap justru menjadi kuda hitam di musim ini.
Selama perjalanan di musim ini, Persijap dua kali berganti pelatih kepala. Pada putaran pertama, Persijap diarsiteki Kahudi Wahyu Widodo.
Prestasi Kahudi cukup gemilang. Persijap mampu finis di peringkat ke-3 Grup 2 dengan koleksi 15 poin. Dari 8 laga, Persijap mampu mencatat 4 kali menang, 3 kali imbang dan 1 kali kalah. Jadi jangan lupakan Kahudi Wahyu jika Persijap akhirnya nanti bisa lolos ke Liga 1.
Kahudi Wahyu...
- 1
- 2



