Anggaran Minim, Pembinaan Atlet Anggar Kudus Bakal Terhambat
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 13 Februari 2025 16:50:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Minimnya anggaran juga berdampak pada rendahnya jam terbang para atlet. Untuk mengikuti kejuaraan di luar kota, mereka membutuhkan biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi.
Namun, karena dana yang terbatas, hanya beberapa atlet yang bisa berangkat. Ia pun berharap agar pemerintah lebih memperhatikan bidang olahraga.
”(Ini) Bukan hanya dari sisi prestasi, tapi juga sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak muda,” harapnya.
Meskipun demikian, pihaknya masih tetap bersemangat untuk mendidik anak-anak asli Kudus agar bisa menjadi atlet bertalenta di masa yang akan datang.
Ia menambahkan anggar adalah olahraga yang menanamkan kedisiplinan, ketangkasan, dan sportivitas. Jika mendapat perhatian, bukan tidak mungkin Kudus bisa mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Editor: Zulkifli Fahmi



