Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Olahraga padel mulai ngetren di masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Di tengah kemunculannya, justru memberikan tantangan bagi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Pati.
Kemunculan padel yang mulai digemari itu justru membuat Pelti Pati kesulitan mencari bibit atlet tenis muda. Mereka bahkan sampai menghentikan program yang tengah disiapkan.
Di mana, Pelti Pati mendatangkan eks atlet tenis nasional, Bonit Wiryawan untuk mengasah atlet tenis muda Pati. Ketua PELTI Pati Joni Kurnianto mengatakan, pihaknya terpaksa menghentikan program itu karena animo atlet muda berkurang.
”Sekarang kita merasakan, dulu memanggil Bonit Wiryawan, atlet nasional saya suruh melatih di Pati. Tapi sekarang animo atlet junior berkurang. Sekarang saya hentikan,” ujar Joni kepada Murianews.com, Senin (8/6/2026).
Joni mengatakan, sejak merambahnya padel di Pati, sejumlah atlet tenis mulai beralih ke olahraga tersebut. Sebab, padel dinilai tidak terlalu menguras fisik dan tenaga.
”Pedel memang dipertandingkan banyak atlet beralih ke padel,” tutur Joni.
Tarik Atlet Padel...
- 1
- 2



