Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rembang – Ancaman diskualifikasi kini menghantui PSIR Rembang, buntut kerusuhan di Stadion Krida Rembang usai laga melawan Persak Kebumen, Kamis (12/2/2026).

Laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk Persak itu menjadi ricuh beberapa saat setelah wasit Dwi Purba Adi Wicaksana meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Dwi Purba kemudian dikepung sejumlah oknum hingga berujung pengeroyokan. Sejumlah keamanan sendiri sudah mencoba meredam kericuhan itu, namun aksi anarkis tak terelakkan.

Sang wasit pun sempat lari namun terjatuh.  Ia pun langsung ditendang dan diinjak-injak sejumlah oknum. Tampak beberapa keamanan mencoba mengendalikan situasi, namun kekacauan tetap tak terhindarkan.

Video lainnya juga menunjukkan kericuhan di luar Stadion Krida. Sejumlah oknum terlihat saling berkelahi. Diduga mereka merupakan para pendukung kedua kesebelasan.

Insiden itu menuai kecaman. Exco PSSI, Muhammad Sungkar mendesak Komdis PSSI  Jateng untuk bertindak tanpa kompromi.

Tak berhenti disana, ia meminta agar hukuman yang diberikan tak hanya menyasar pada individu pelaku, melainkan juga pada institusi klub.

Tak tanggung-tanggung, Muhammad Sungkar juga mendorong Komdis untuk mendiskualifikasi PSIR Rembang dari kepesertaan Liga 4 seri Nasional mendatang sebagai efek jera.

Mencederai Sportivitas... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler