Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – VFF (Federasi Sepak Bola Vietnam) mengakhiri kontrak pelatih Philippe Troussier. Dalam pembicaraan detail yang terjadi Rabu (27/3/2024), sudah tercapai kesepakatan dari kedua pihak.

Menurut kesepakatan bersama antara dua pihak, disepakati VFF tidak harus membayar kompensasi dari seluruh bagian yang tersisa dari kontrak pelatih asal Prancis itu. Seharusnya kontrak Troussier baru berakhir pada 2026 mendatang.

Menurut VTC News, jumlah kompensasi yang harus dibayarkan VFF kepada si Dukun Putih, lebih rendah daripada VND 40 miliar yang dikabarkan dalam beberapa hari terakhir. Pendukung Timnas Vietnam, dengan suara bulat telah menuntut pemecatan pelatih Troussier.

Pada akhir Februari 2023, pelatih Troussier menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun. Pelatih berjuluk Si Dukun Putih ini akhirnya menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi dalam sejarah tim Vietnam.

Menurut informasi yang berkembang di Vietnam, Troussier dikabarkan mendapatkan bayaran sebesar US$60.000/bulan. Nilai yang setara sekitar Rp950 juta ini, sayangnya belum terkonfirmasi secara jelas.

Setelah lebih dari setahun bekerja, pelatih Philippe Troussier dinilai tidak berhasil menyelesaikan tugasnya. Di sebagian besar turnamen yang diikuti Timnas Vietnam Troussier tidak memuaskan.

Vietnam U-23 hanya memenangkan medali perunggu di sepak bola putra SEA Games ke-32. Tim Vietnam juga tidak lolos ke babak penyisihan grup Piala Asia 2023, dan kini hampir pasti gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Gelombang pemecatan Troussier telah meningkat di kalangan pendukung Timnas Vietnam baru-baru ini. Puncaknya adalah setelah Vietnam kalah dari Timnas Indonesia di Stadion My Dinh, Selasa (26/3/2024) malam.

Pertemuan antara VFF dan Troussier dilakuka pada Rabu (27/3/2024). Troussier dikabarkan setuju untuk mengakhiri kontrak dan menerima kompensasi yang wajar, bukan seluruh kontrak.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler