Tim Sepak Takraw Jateng Gagal Rebut Emas Nomor Kuadran Putra
Budi Santoso
Kamis, 12 September 2024 17:10:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Tim Sepak Takraw Jateng gagal merebut medali emas nomor Kuadran Putra di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Pada pertandingan final di Gedung Idi Sports Center, Idi, Kabupaten Aceh, Kamis (12/9/2024), Tim Jateng dikalahkan Gorontalo.
Pada pertandingan yang berlangsung sengit, Tim Sepak Takraw Jateng harus mengakui keunggulan Gorontalo. Mereka menean kekalahan 1-2, masing-masing dengan skor 15-12, 12-15 dan 9-15.
Baik Tim Sepak Takraw Jateng maupun Gorontalo bermain ketat di awal-awal babak pertama. Kejar-mengejar poin berlangsung hingga skor 12-12, sebelum Jateng berhasil merebut kemenangan di set pertama dengan skor 15-12.
Memasuki set kedua, situasi yang sama kembali terjadi. Kejar-mengejar poin masih berlangsung dengan Gorontalo terlihat lebih mengendalikan persaingan.
Di set kedua ini, Gorontalo yang akhirnya berhasil mengalahkan Tim Sepak Takraw Jateng dengan skor yang sama di set pertama. Dengan demikian, harus dimainkan satu set lagi untuk memastikan siapa pemenangya.
Di set ketiga, Gorontalo yang diperkuat Hendra Pago, Abdullah Halim, Wahyu Ramadan, dan Gelvin Usman diluar dugaan mampu unggul jauh. Tim Sepak Takraw Jateng, di set ini banyak melakukan kesalahan, sehingga akhirnya kalah 9-15.
Pelatih sepak Tim Sepak Takraw Jawa Tengah, Tri Aji mengatakan anak asuhnya sudah berjuang dan bermain bagus dii pertandingan ini. Namun, pemain Gorontalo lebih unggul dan memiliki mental bertanding yang baik.
"Selain itu, penyelesaian akhir para pemain Gorontalo lebih bagus, mereka juga lebih senior dari anak-anak Jawa Tengah. Waktu di penyisihan grup, kami sempat mengalahkan Gorontalo, tetapi kalah di final. Di sini letak mental juaranya," kata Tri Aji.



