Australia dan Indonesia Mundur, Arab Saudi Mulus ke Piala Dunia 2034
Budi Santoso
Kamis, 12 Desember 2024 10:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – FIFA telah mengumumkan Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Pengumuman menegaskan posisi Arab Saudi yang semakin kuat di panggung olahraga global, khususnya dalam sepak bola.
Menurut laporan Financial Times. Arab Saudi muncul sebagai satu-satunya kandidat tuan rumah Piala Dunia 2034 setelah menyerahkan dokumen pencalonan tanpa pesaing.
Menjadikan proses pemilihan tuan rumah tidak lebih dari sekadar formalitas. FIFA telah menetapkan bahwa tuan rumah 2034 akan berasal dari Asia atau Oseania, sesuai dengan prinsip rotasi benua setelah Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Namun, periode pencalonan yang hanya berlangsung satu bulan memicu kontroversi. Negara seperti Australia dan Indonesia, yang sebelumnya dianggap potensial, memilih untuk tidak mengajukan tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Tantangan Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Meskipun memiliki dukungan finansial yang besar dan pengalaman menyelenggarakan acara olahraga internasional seperti Formula 1, tinju kelas dunia, dan turnamen golf, Arab Saudi menghadapi beberapa tantangan besar dalam mempersiapkan Piala Dunia 2034.
Infrastruktur Stadion di Arab Saudi
Saat ini, Arab Saudi hanya memiliki dua stadion dengan kapasitas lebih dari 40.000 tempat duduk. Untuk memenuhi standar FIFA, negara ini harus membangun atau merenovasi 14 stadion dalam waktu kurang dari satu dekade.
Iklim...
- 1
- 2



