Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusBarcelona menunjukan sikap ’balas dendam’ terhadap Timnas Spanyol. Mereka meminta agar Lamine Yamal untuk sementara tidak mereka mainkan di pertandingan jeda internasional, Oktober ini.

Timnas Spanyol sendiri dijadwalkanakan menjalani laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Mereka akan menghadapi Georgia pada 11 Oktober 2025 dan Bulgaria pada 14 Oktober 2025. Namun Barcelona, meminta agar Yamal tidak berpartisipasi di pertandingan itu.

Barcelona menyatakan sikap seperti itu setelah sebelumnya pada jeda Internasional sebelumnya, mendapati kenyataan pahit pada diri Yamal. Pemain berusia 18 tahun ini disebutkan harus menelan obat penghilang rasa sakit, saat bermain memperkuat Timnas Spanyol.

Cedera pangkal paha yang dialami Yamal, baru saja menunjukan tanda-tanda pemulihan. Sebelumnya, karena cedera yang diabaikan itu, Yamal harus absen di empat laga Barcelona. Setelah cedera yang dirasakan diketahui secara persis apa penyebabnya.

Menurut ARA (Media Catalonia), Barcelona yang dipimpin Hansi Flick telah merencanakan untuk bisa memainkan Lamine Yamal di laga Liga Champions melawan PSG, dan Sevilla di Liga Spanyol. Setelah dua pertandingan itu, Barcelona kabarnya bersikeras untuk sementara tidak mengijinkan Yamal bermain untuk Timnas Spanyol.

Kekecewaan Barcelona pada Timnas Spanyol terjadi karena, mereka sering dimainkan lebih dari 70 menit dalam setiap pertandingan, meski sudah unggul dengan jarak yang aman dari lawan. Hansi Flick bahkan mengungkapkan kekecewaannya tentang ini.

"Yamal harus turun ke lapangan dengan kesakitan, tidak bisa berlatih tetapi masih disuntik narkoba untuk bermain. Itu bukan cara melindungi pemain," ujar Hansi Flick saat mengetahui apa yang terjadi pada Yamal.

Absen 4 laga...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler