Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusVinicius mengalami situasi yang benar-benar tidak menyenangkan musim ini. Seiring dengan penurunan performanya di Real Madrid, nilai pasarnya dilaporkan juga anjlok.

Pada usianya yang menginjak 25 tahun, Vinicius sebenarnya masih diharapkan bisa memberi percikan besar dalam sistem penyerangan di Real Madrid. Namun, musim ini sepertinya semua tidak berjalan seperti yang diharapkan Vinicius maupun Madrid.

Penyerang sayap asal Brasil ini hanya mencetak 3 gol dan 4 assist di 9 pertadingannya. Meski sebenarnya tetap menjadi sebuah kontribusi yaang luar biasa, tetapi itu tidak sepenuhnya memenuhi ekspetasi terhada dirinya.

Menurut data Transfermarkt, nilai pasar Vinicius telah anjlok dalam waktu kurang dari setahun terakhir. Pada Desember 2024, Vinicius masih bernilai 200 juta Euro, dan menjadi salah satu pemain termahal di dunia. Namun pada Juni 2025, angka ini turun menjadi 170 juta euro, dan sekarang hanya 150 juta euro.

Blaseio, kepala valuasi pasar di La Liga Spanyol, dalam kasus ini telah memberikan beberapa penjelasannya. Beberapa hal diungkapkannya untuk memberi analisa mengapa situasi ini terjadi pada Vinicius.

"Vinicius telah kehilangan sebagian dari reputasinya sejak gagal memenangkan Ballon d'Or setahun yang lalu. Di lapangan, perannya juga berubah saat Real Madrid memasuki fase baru dengan pelatih baru, membuatnya tidak lagi berada di posisi sentral dalam sistem seperti sebelumnya," ujar Blaseio memberikan analisisnya.

Selain faktor profesional, persaingan ketat di skuad Real Madrid juga berkontribusi mengurangi pengaruh pemain Brasil ini. Penampilan pemain-pemain muda, dan performa bintang Madrid lainnya yang stabil membuat Vinicius tidak lagi mendapatkan posisii ‘tak tersentuh’ di Madrid.

Tetap Aset Penting...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler