Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Real Madrid memang melaju ke babak berikutnya di Copa del Rey 2025/2026 usai menundukkan Talavera dengan skor tipis 3-2, Kamis (18/12/2025) dinihari WIB. Namun kemenangan itu sama sekali tidak menghadirkan rasa lega, tetapi malah sorotan tajam ke arah mereka.

Di atas kertas, dua gol Kylian Mbappe seharusnya menjadi tajuk utama. Striker asal Prancis itu kembali menunjukkan statusnya sebagai mesin gol utama Los Blancos. Meski begitu, jalannya pertandingan jauh dari kata meyakinkan.

Madrid harus bersusah payah mengalahkan Talavera, tim penghuni peringkat ke-19 kasta ketiga Liga Spanyol, dalam duel yang nyaris berujung kejutan. Keputusan Alonso memainkan Mbappe selama 90 menit penuh juga langsung memicu badai kritik.

Kondisi Mbappe yang disebut belum sepenuhnya pulih dari cedera membuat keputisam Xabi Alonso dianggap berisiko tinggi. Padahal, Mbappe kini tengah berada dalam performa luar biasa, mencetak 28 gol dari 23 penampilan musim ini, serta total 58 gol sepanjang tahun 2025.

Mbappe bahkan hanya selangkah lagi memecahkan rekor gol satu tahun kalender Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid. Itu bisa saja terjadi ketika Madrid akan menghapi Sevilla di La Liga Spanyol akhir pekan ini.

Pakar sepak bola media AS, Ruben Martin, tanpa ragu menyebut keputusan Alonso sebagai blunder serius. Langkah itu dianggap sebagai sebuah keputusan yang tidak bertanggung jawab, melihat bagaimana kondisi Mbappe saat ini.

“Apa yang dilakukan Xabi pada Mbappe tidak bertanggung jawab. Benar-benar tidak bertanggung jawab untuk membiarkan seorang pemain, yang hanya fit sekitar 60-70 persen dan harus berjuang melawan Alaves, untuk bermain hanya tiga hari kemudian di Copa del Rey,” ujar Martin dengan nada keras.

Kritik tersebut belum berhenti. Martin bahkan mempertanyakan kepercayaan Alonso terhadap pemain muda Madrid. Sebab banyak pemain muda Madrid yang seharusnya bisa dimainkan Alonso, daripada harus memaksa Mbappe bermain.

“Itu tidak bertanggung jawab di pihak manajer, dan saya tidak peduli jika seseorang mengatakan dia mempertaruhkan kursinya, karena jika Xabi Alonso berpikir dia tidak bisa mengalahkan Talavera dengan Endrick, Gonzalo atau Mastantuono maka ...,” tambahnya.

Membingungkan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler