Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Dari kubu tuan rumah, kiper Juan Musso langsung memberikan respons tegas atas apa yang dilontarkan Raphinha. Ia menolak keras tudingan kemenangan timnya dipengaruhi wasit yang memihak.

“Sepertinya mereka berpikir ada tiga penalti yang tidak diberikan, atau empat kartu merah. Anda tidak bisa mengatakan itu perampokan,” kata Musso membalas Raphiha.

Musso menegaskan kemenangan Atletico adalah hasil kerja keras di lapangan, bukan bantuan pihak lain. Karena itu lebih baik Barcelona bisa menerima hasil Liga Champions dengan lapang dada.

“Kami menang di lapangan. Kami mengalahkan mereka 2-0 di leg pertama. Jangan mengubah semuanya menjadi cerita wasit,” lanjutnya.

Salah satu insiden yang diperdebatkan adalah benturan yang melibatkan Fermin Lopez di kotak penalti dengan Musso. Barcelona menganggap itu pelanggaran, sementara Atletico menilai sebaliknya. Menurut Musso, kejadian tersebut adalah bagian normal dari permainan bertahan.

“Itu hanya tabrakan biasa. Tidak cukup untuk penalti,” tegasnya.

Musso juga menyatakan, meski menghormati Barcelona sebagai tim besar, tudingan “perampokan” yang disampaikan Raphinha menurutnya terlalu berlebihan. Barca adalah tim besar, Atletico menghormati mereka, tidak tepat jika menyebut ini adalah ‘perampokan’.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini